DAERAH

Upaya Menekan Intensitas Kasus Covid-19, Aktivitas Masyarakat Kota Kendari Kini Dibatasi Hingga Pukul 22.00 Wita


Kendari, OborSultra.com – Menindak lanjuti Inpres Nomor 6 tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 serta melihat perkembangan kasus Covid-19 di Sulawesi Tenggara yang makin meningkat, Pemerintah Kota Kendari akhirnya mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan aktifitas masyarakat. Rabu (2/9/2020).

Pembatasan tersebut disampaikan melalui surat edaran Wali Kota Kendari nomor 443.1/2992/2020 Tentang Pembatasan Aktifitas Masyarakat dalam Rangka Pencegahan Resiko Penyebaran Covid-19 di Kota Kendari.

“Masyarakat di wilayah Kota Kendari untuk tidak melakukan aktifitas dan kegiatan di luar rumah di atas pukul 22.00 s/d 04.00 Wita kecuali untuk keperluan yang sifatnya mendesak dan penting,” himbau walikota Kendari dalam edaran tertanggal 2 September 2020 tersebut.

Bukan hanya masyarakat namun tempat ramai yang memungkinkan terjadinya perkumpulan banyak orang seperti mall, tokoh, pasar moderen, rumah makan, cafe, restorant, tempat hiburan malam, karaoke, pedagang kaki lima, lapak jalanan, lapangan futsal juga di beritahukan dengan tegas untuk tidak melakukan aktifitas di atas pukul 22.00 Wita.

Aparat keamanan dari pihak kepolisian, TNI, Satuan polisi pamong praja kini ditugaskan untuk melakukan patroli terhadap aktifitas masyarakat secara berkala setiap harinya.

“Bagi masyarakat yang melanggar edaran tersebut secara berulang-ulang maka akan dikenakan sanksi berupa denda sebanyak Rp200.000,” tegas Kadis Kominfo Kota Kendari, Nur Razak.

Sebelum di jalankannya surat edaran dari Wali Kota Kendari tersebut ,terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui informasi tersebut.

Diketahui juga perkembangan terkini dari Gugus Tugas Covid-19 SULTRA, telah tercatat 1623 orang yang terkonfirmasi positif dan jumlah kasus yang meninggal dunia tercatat ada 32 orang hingga Rabu (02/09/2020). NHI

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close