EKONOMI

Ubiqu Sinyalku, Peluang Usaha Baru Daerah Pelosok Sultra Yang Belum Terjangkau Internet


Kendari, OborSultra.com – Pesatnya kebutuhan koneksi internet di era sekarang ini semakin tak terhindarkan, Ubiqu Sinyalku menjadi solusi warga di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk berwirausaha dengan memperoleh sumber penghasilan melalui koneksi internet.

Masyarakat daerah 3T, khususnya untuk para pelajar, dapat mendapatkan informasi untuk sarana penunjang pendidikan mereka, karena nominal voucher yang terjangkau dan jenis voucher pada Sinyalku dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur PT. Iswa Perkasa Teknologi Imam Sutoyo Ndewa, S.H., sebagai distributor Ubiqu Sinyalku untuk wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:

“Ubiqu Sinyalku merupakan bagian pelayanan Ubiqu milik PSN yang dapat digunakan untuk siapa saja yang ingin membuka usaha wifi internet baik secara perorangan, sebagai pemilik warung atau kedai, atau bahkan tempat usaha, kantor desa, badan usaha milik desa (Bumdes), dan sebagainya,” ujar Imam saat ditemui di kantornya JLN. DR. Sam Ratulangi No. 150 Kemaraya, Kendari, Selasa (2/3/2021).

Menurut Imam, Produk Ubiqu Sinyalku memiliki fitur yang memudahkan wirausaha daerah karena sudah dilengkapi dengan sistem billing terintegrasi, perangkat wifi outdoor, dan materi promosi untuk membantu meningkatkan penjualan.

“Ini bisa membantu wira usaha kecil di daerah yang belum terjangkau jaringan internet atau daerah yang mendapat jangkauan sinyal tidak Stabil alias putu nyambung,” jelasnya.

Nominal voucher yang terjangkau dan jenis voucher pada Sinyalku dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Dimulai dari nominal harga Rp 3.500 hingga Rp 550.000 dengan masa aktif 1-30 hari.

Kemudahan lainnya adalah tidak adanya biaya langganan bulanan, kecepatan internet hingga 5 Mbps, serta keuntungan dari penjualan voucher mulai dari 20 % atau lebih.

 

Dengan aplikasi yang dapat dengan mudah diunduh melalui sistem Android di ponsel pintar, Meidiyanto menambahkan bahwa hal ini semakin memudahkan para operator penjualan untuk melakukan pengisian ulang atau top up dan langsung menjual voucher wifi internet melalui aplikasi tersebut.

“Ini mudah sekali. Di aplikasi yang ada di Android, sistem pembayaran atau billing system sudah tersedia sehingga memudahkan operator untuk menjual voucher. Kemudian, operator penjualan pun akan mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan voucher tersebut,” jelasnya secara rinci.

Imam melanjutkan, proses penjualan Ubiqu Sinyalku bagi masyarakat yang ingin menjualnya begitu mudah dengan mengikuti langkah yakni pasang perangkat, mempromosikan ke daerah sekitar, menjual voucher wifi internet, dan kemudian keuntungan akan datang.

“Kami memudahkan masyarakat dengan Ubiqu Sinyalku yang dapat digunakan dan dipasang di mana pun mereka berada, sehingga proses berwirausaha bisa di mana saja ketika masyarakat membutuhkannya. Yang terpenting, kami ingin mengajak masyarakat untuk turut berperan serta dalam mengurangi digital gap di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di wilayah 3T,” tutup Imam.

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close