EKONOMI

Afghanistan Menjadi Peringatan Bagi Keamanan Eropa, Tidak Lagi Bisa Mengandalkan AS

"Negara-negara anggota UE perlu membangun pasar keuangan tunggal"


Jakarta, OborSultra | Tantangan keamanan yang timbul dari pergolakan di Afghanistan harus menjadi peringatan bagi Uni Eropa, kata Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire pada Sabtu (4/9), menyerukan Uni Eropa untuk lebih ambisius, dalam hal pertahanan dan kepemimpinan global.

“Eropa harus menjadi negara adidaya nomor tiga bersama China dan Amerika Serikat. Mari kita buka mata kita, kita terkena ancaman dan tidak bisa lagi mengandalkan perlindungan Amerika Serikat,” kata Le Maire kepada wartawan selama konferensi ekonomi tahunan di Cernobbio, Italy.


“Afghanistan adalah peringatan,” katanya, menambahkan bahwa Eropa juga menghadapi ancaman keamanan di Timur Tengah dan Afrika.

Baca Juga:

Le Maire mengatakan Paris telah memutuskan untuk menginvestasikan 1,7 miliar euro (sekitar 28 Triliun rupiah) lebih banyak untuk pertahanan tahun ini dan ingin negara-negara Eropa lainnya melakukan hal yang sama.

Menteri Prancis ini juga mendesak negara-negara anggota UE lainnya untuk berinvestasi dan memperdalam pasar internal mereka untuk mencapai kemandirian teknologi dari perusahaan asing dan negara ketiga.

“Negara-negara anggota UE perlu membangun pasar keuangan tunggal dan mencapai kesepakatan politik tentang serikat perbankan agar memiliki lebih banyak sumber daya untuk teknologi baru,” kata Le Maire.

Dia menambahkan bahwa Prancis akan bekerja untuk mencapai tujuan ini saat mengambil alih Kepresidenan Dewan Uni Eropa yang bergilir pada awal tahun 2022.

“Anda tidak dapat berdaulat secara politik jika Anda bergantung pada perusahaan asing untuk semikonduktor, baterai listrik, satelit …” katanya dan mengulangi komentar serupa dari menteri inovasi Italia Vittorio Colao, yang juga berada di Cernobbio.

“Eropa harus berinvestasi untuk memimpin di sektor-sektor seperti hidrogen, digital cloud, kecerdasan buatan, semikonduktor, eksplorasi ruang angkasa, satelit dan bioteknologi,” kata Le Maire mengutip Reuters.(*ade)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker