DAERAH

Aksi Demo AMKPB Tuntut Pemprov Perbaiki Jalan Lambuya-Motaha

"Seperti halnya jalan poros Lambuya-Motoha tepatnya di Desa Unggulino, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe"


Konawe, OborSultra.com – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kecamatan Puriala Bersatu (AMKPB) menutup seluruh badan jalan poros Lambuya-Motaha yang menghubungkan antara Kabupaten Konawe, Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, dan Kabupaten Kolaka Timur, di Desa Unggulino Wonua Morome Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/10/2020).

Massa yang datang dari beberapa desa, diantaranya desa Mokaleleo, Unggulino, Laloonaha, dan Wawosanggula (Mulwa) dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat kepada pemerintah Provinsi Sultra karena belum melakukan perbaikan kerusakan jalan yang cukup parah itu.


Demo AMKPB
Ket.foto: Aksi bakar ban pada demo AMKPB yang menuntut perbaikan jalan poros Lambuya-Motaha.(foto: Agus Marwan).

“Sejak banjir bandang yang menerjang Konawe dan Konawe Utara beberapa bulan yang lalu, satu-satunya akses jalan yang bisa dilewati kendaraan dari dan menuju Kota Kendari dan Kolaka adalah jalan poros Lambuya-Motaha, sehingga kerusakan jalan semakin parah. Kendaraan yang melewati jalur ini tidak hanya kendaraan mini bus, tetapi juga dilewati oleh kendaraan dengan beban muatan diatas 15 ton, sementara ketahanan jalan tidak mampu menanggung beban muatan seberat itu,” ujar Widodo.

Baca Juga:

Menurutnya, Infrastruktur jalan merupakan sumber transportasi darat yang cukup berpotensi sebagai sumber pendapatan, sehingga sebuah daerah tidak akan maju dan sejahtera tanpa pembangunan insfrastruktur jalan.

“Seperti halnya jalan poros Lambuya-Motoha tepatnya di Desa Unggulino, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, yang rusak parah namun sampai saat ini belum juga mendapat perhatian dari pemerintah, baik itu pemerintah Kabupaten maupun Provinsi,” lanjutnya.

Massa aksi menyebut akan terus memblokir jalan tersebut jika gubernur Sulawesi Tenggara tidak segera menemui masa aksi untuk segera memerintakan Dinas PU memperbaikinya.(AM)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker