DAERAH

Menteri Perindustrian Beri Kelonggaran Pelaksanaan Kegiatan Industri


Jakarta, OborSultra.com – Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pandemik dan Indonesia telah menyatakan Covid-19 sebagai bencana non alam, berupa wabah penyakit yang wajib dilakukan upaya penanggulangannya sehingga tidak terjadi peningkatan kasus.

Saat ini penyebaran Covid-19 sudah semakin meningkat dan meluas lintas wilayah dan lintas negara yang diiringi dengan peningkatan jumlah kasus dan/atau jumlah kematian yang berdampak pada berbagai aspek seperti ekonomi dan sosial.

Dalam Masa Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 ini,  Menteri Perindustrian RI mengeluarkan surat Nomor B/312/M-IND/IND/IV/2020 tanggal 2 April 2020 tentang “Pelaksanaan Kegiatan Industri Dalam Masa Tanggap Darurat Pandemi Covid-19” yang mengharapkan kerjasama gubernur dan bupati/walikota untuk :

  1. Membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan industri yang berada di wilayah masing-masing dalam masa tanggap darurat pandemi Covid-19;
  2. Tidak melakukan pembatasan aktivitas industri termasuk namun tidak terbatas pada pembatasan gerak karyawan atau jalur distribusi sebelum adanya penetapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan;
  3. Dalam hal telah ada persetujuan Kementerian Kesehatan untuk penetapan status PSBB, agar peliburan tempat kerja dilakukan seselektif mungkin dan tetap diberikan kelonggaran khususnya bagi industri yang menghasilkan produk untuk penanganan Covid-19 dan industri yang menghasilkan kebutuhan pokok masyarakat;
  4. Mendorong jajaran di bawahnya dalam hal ini dinas yang bertanggung jawab di bidang industri untuk melakukan pembinaan kepada perusahaan industri agar senantiasa melaksanakan protokol pencegahan Covid—19 di Iingkungan kerjanya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close