DAERAH

Pro-Kontra, Dinar Candy Terancam 10 Tahun Penjara

"Terancam 10 Tahun Penjara Melanggar Undang-Undang No 44 Tahun 2008"


Jakarta, Obor Sultra | Artis dan Disc Jockry (DJ) Dinar Candy sering mengundang kontroversi dalam berkarya di dunia hiburan Tanah Air, terbaru DJ seksi ini nekat berbikini di pinggir jalan hanya karena stres PPKM Level 4 diperpanjang. Aksi ‘panas’nya itu dia unggah di akun Instagramnya pribadinya hingga menuai pro-kontra.

Awalnya, ada tiga unggahan yang mempertontonkan aksinya berbikini di pinggir jalan di kawasan Jakarta Selatan. Ada satu foto dan dua video yang diunggah oleh Dinar Candy pada Rabu (4/8/2021).


Pada foto yang diunggahnya Dinar Candy memperlihatkan kalimat yang tertulis di papan yang dia bawa, “Saya Stres Karena PPKM Diperpanjang”.

Baca Juga:

Kini, tiga unggahan tersebut hilang dari akun Instagram Dinar Candy. Akibat ulahnya itu, artis berdarah Sunda itu diperiksa Polres Jakarta Selatan, untuk dimintai keterangan seputar aksi pornografinya tersebut.

Ahli Hukum Pidana sekaligus Guru Besar di Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Hibnu Nugroho mengatakan aksi Dinar Candy bisa terancam pidana 10 tahun penjara.

Dinar Candy bisa terjerat Undang-Undang No 44 Tahun 2008, Pasal 36 UU Pornografi.

Pasal 36 mengatur soal hukuman bagi mereka yang melakukan eksploitasi seksual di muka umum.

Berikut bunyi pasal 36:

Setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Tak hanya itu, Dinar Candy juga terancam UUITE, karena foto-foto dan video vulgarnya tersebar di dunia maya.

Sebelumnya, Dinar Candy juga pernah melakukan hal serupa pada Juli 2018, ia telah membikin heboh karena buka baju di pinggir jalan, kalah itu Dinar kalah taruhan untuk Piala Dunia 2018 antara Prancis melawan Belgia.

Pro-Kontra

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, praktisi hukum Ricky Vinando menilai aksi Dinar Candy yang berbikini di jalanan tidaklah melanggar hukum dalam hal ini UU Pornografi dan UU ITE. Karena dari sisi UU Pornografi dalam hal unsur mengesankan ketelanjangan di muka umum apabila menggunakan pakaian yang semua isi tubuh kelihatan.

“Misalnya dia hanya menggunakan pakaian warna putih transparan tanpa bra dan CD sehingga payudara dan organ intimnya terlihat sangat transparan dan eksplisit. Itulah mengesankan ketelanjangan,” ujar Ricky, Kamis (5/8/2021).

Dia menjelaskan arti mengesankan ketelanjangan menurut penjelasan UU Pornografi adalah suatu kondisi seseorang yang menggunakan penutup tubuh tetapi masih menampakkan alat kelamin secara eksplisit. Artinya, semua bagian atas dan bawah tubuh Dinar Candy harus transparan. Berbeda dengan hanya memakai bikini.

“Harus nampak hingga membuat orang jadi tidak atau kehilangan fokus dan membuat kemacetan tapi kan kemarin itu tidak terjadi. Tak ada juga pengendara yang terjungkal yang melihatnya. Kemarin di video yang beredar tak ada yang terjungkal atau sampai nabrak sana sini hingga macet karena lihat Dinar Candy,” ungkapnya.

Karena itu, dia berpandangan apa yang dilakukan Dinar Candy sama dengan perempuan-perempuan yang biasa berbikini di pantai dan kolam renang hotel. Menurutnya, pantai adalah muka umum, begitu juga dengan kolam renang muka umum, karena muka umum jadi semua orang yang kebetulan melintas dekat kolam renang bisa melihat perempuan berbikini di kolam renang.

“Jadi, Dinar Candy tak ada mengesankan ketelanjangan. Tak melanggar UU Pornografi. Yang dilakukan Dinar Candy belum masuk tindak pidana pornografi,” ucapnya.

Menurut Ricky, perbuatan Dinar Candy salah dan melanggar hukum sama saja mengatakan perempuan yang biasa berbikini di pantai dan kolam renang juga salah dan melanggar hukum. Menurutnya, itu kan tidak ada logika hukumnya.

Dinar Candy sexy
Dinar Candy (foto tangkapan layar instagram)

“Kalau dikatakan jelas berbeda dengan pakai bikini di kolam renang dan jalanan. Apa bedanya dengan Dinar Candy kan sama sama pakai bikini? Harusnya baru jadi masalah apabila Dinar Candy memakai baju warna putih yang sangat tipis transparan namun tanpa bra dan CD sehingga barulah masuk unsur mengesankan ketelanjangan, karena itulah arti mengesankan ketelanjangan dalam hukum pornografi.”

1 2Laman berikutnya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker