EKONOMI

Catat!, Instagram Sebentar Lagi Berhenti Menerapkan Platform Berbagi Foto

"Prioritas Instagram adalah kreator dan membantu mereka mencari nafkah dengan fitur monetisasi baru"


Jakarta, OborSultra | Kepala Instagram, Adam Mosseri, mengumumkan ekspansi lebih lanjut ke dalam video saat ia menyatakan bahwa aplikasi perusahaannya lebih dari sekadar berbagi foto.

Dalam sebuah video yang dipublikasikan ke media sosial, Mosseri mengatakan Instagram saat ini sedang membangun platform baru di empat bidang utama.


Prioritas pertama perusahaan adalah kreator dan membantu mereka mencari nafkah dengan fitur monetisasi baru. Mosseri menyadari telah terjadi pergeseran kekuasaan dari institusi ke individu di berbagai industri, dan dia ingin memindahkan Instagram ke arah itu.

Baca Juga:

Prioritas kedua adalah video, yang melihat pertumbuhan besar secara online di semua platform utama saat ini. Mosseri mengatakan Instagram perlu lebih condong ke video, dan kemudian menjelaskan bagaimana dia berencana untuk melakukan itu.

Area ketiga yang direncanakan Instagram untuk diperluas adalah belanja. Pandemi mempercepat peralihan perdagangan dari offline ke online, membuat industri ini maju beberapa tahun. Instagram mencoba memanfaatkan tren itu.

Area keempat yang direncanakan Instagram untuk dibangun adalah perpesanan, yang menurut Mosseri telah menjadi cara utama orang terhubung dengan teman dekat mereka di aplikasi. Selama lima tahun terakhir, komunikasi telah bergeser dari postingan feed dan cerita dan beralih ke DM.

Mosseri membagikan lebih banyak informasi tentang bagaimana Instagram berencana untuk memperluas penawaran videonya dan mendapatkan konten baru di depan lebih banyak pengguna.

Rencana Besar Untuk Video di Instagram
“Kami bukan lagi aplikasi berbagi foto,” kata Mosseri sebelum meluncurkan rencana video perusahaannya.

Penelitian Instagram menemukan alasan nomor satu orang menggunakan aplikasi ini adalah untuk hiburan. Itulah yang dicari orang setiap kali mereka membukanya.

Untuk menghibur penggunanya, Instagram akan lebih condong ke video. Mosseri mengakui ada persaingan serius dari TikTok dan YouTube, yang berarti ada banyak pekerjaan di depan bagi Instagram untuk mencapai level yang sama.

Perusahaan menyambut tantangan ini dengan mengerjakan sejumlah perubahan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Salah satu perubahan tersebut adalah cara baru mendistribusikan konten dan memperkenalkan pengguna kepada lebih banyak variasi pembuat konten.*(ade)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker