DAERAH

Ir. Hugua Tanamkan 4 pilar Kebangsaan Sebagai Karakter Milenial Untuk Hindari Perpecahan


Kendari, OborSultra.com – Anggota DPR/MPR RI dapil Sultra Fraksi PDI Perjuangan Ir. Hugua, secara marathon terus “gemakan” pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Kali ini, Wakil rakyat yang pernah menjaadi Ketua DPD PDIP Prov Sultra itu, menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang menghadirkan siswa dari beberapa sekolah dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Kendari, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga : Kongres V PAN di Sultra, Akan Dibuka di Alun-alun Kendari

Menurut Ir. Hugua, 4 pilar kebangsaan adalah konsensus dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk menangakal pengaruh negatif seiring berkembangnya era globalisasi yang sulit dihindari sehingga memunculkan pemahaman yang mengancam keutuhan negara kesatun Republik Indonesia. Sehingga perlu menanamkan pemahaman kebangsaan untuk menghindari pengaruh tersebut kepada kaum milenial untuk mencegah perpecahan ditengah-tengah masyarakat.

“ada dua ajarang yang intinya bertujuan memecah belah, atau lebih dikenal dengan istilah Devide at Impera, disamping adanya pemahaman bahwah ketamakan adalah sesuatu yang baik. Kemudian seni [dalam] berbohong, art of lie, dimana kebohongan yang terus diulang-ulang akan menjadi sebuah kebenaran,” ujar pria yang pernah meraih penghargaan THE ENVIRONMENTAL AWARD Tahun 2005 ini.





Dia menegaskan bahwa kedua pemahaman inilah yang mengancam eksistensi negara kesatuan Republik Indonesia dan hanya bisa dijaga melalui pemahaman, penghayatan dan pengamalan empat konsensus dasar. Dia mencontohkan banyak negara-negara muslim yang hancur akibat dipecah belah karena sudah menjadi sasaran global.

“Maka dari itu Indonesia harus dijaga, rumah kita dijaga dan kita sendiri yang harus menjaganya,” ujarnya.

Mantan Bupati Wakatobi dua periode ini mengingatkan kaum milenial sebagai pelanjut tongkat estafet bangsa.

“Sasaran saya kali ini melakukan sosialisasi 4 Pilar negara [Kebangsaan] adalah kaum milenial karena ditangan mereka nanti inilah akan menjadi pelanjut tongkat estafet kepemimpinan bangsa,” pungkasnya.(ema/ade)


Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close