NASIONAL

Produk Organik Buton Utara Jadi Primadona Dalam Pameran International Woman’s Day


Kendari, OborSultra.com – Produk organik Buton Utara menjadi primadona dalam pameran produk organik lokal pada perayaan Hari Perempuan Internasional di kota Kendari yang diselenggarakan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), Minggu (8/3/2020).

Pameran yang mengangkat tema Perempuan Berdaulat, Pangan Terjamin, Kehidupan Berkelanjutan yang digelar di lapangan MTQ Kendari ini adalah bagian dari kegiatan ASPPUK Jakarta dalam rangka memperingati hari perempuan internasinal.

Baca juga : Hari Perempuan Internasional di Kendari Usung Tema Kedaulantan Pangan Ditangan Perempuan

Dalam kegiatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara Ny. Agista Ariani Alimazi, SE memberikan orasi tentang Program Pangan Bijak yang mendorong agar perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam segala aspek Kehidupan. Sebuah dunia yang adil dan bermartabat.

Ket foto : Produk Organik Buton Utara pada Hari Perempuan Internasional di kota Kendari, Minggu (8/3/2020).

“Momentum Hari Perempuan Internasional kali ini yang dirayakan seluruh dunia setiap tanggal 8 Maret, Tim Penggerak PKK SULTRA, bersama Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil-Mikro (ASPPUK), Konsorsium Pangan Bijak Nusantara dan Aliansi Perempuan SULTRA mendorong Peran perempuan dan kita semua dalam menjaga sumber daya pertanian, dan mempromosikan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan, serta pola produksi dan konsumsi pangan yang lebih lokal, adil, sehat dan lestari,” ujar Agista Ariani Alimazi.

Disela-sela kegiatan, Project asistan untuk Local Harvest, Hartati tiba-tiba menyambangi lokasi pameran produk Butur dan memborong beberapa bungkus beras organik dan minyak VCO yang akan dijadikan cenderamata bagi beberapa undangan dan peserta. Melihat suasana ini para peserta lainpun tak mau kalah, mereka datang dan memborong produk lokal Buton Utara.

Baca juga : Buton Utara Siap Ekspor Kopra Putih Organik

“Saya senang dan sangat mengapresiasi kemandirian dan kerja keras pemerintah Buton Utara dalam mengawal masyarakatnya melalui kebijakan-kebijakan dibidang pangan lokal, adil, sehat dan sejahtera. Dengan demikian pemda telah mengembangkan budaya dan kearifan masyarakat lokal, alami, ramah lingkungan, bernutrisi serta membuat produsen atau masyarakat sejahtera. Itulah sebenarnya tujuan dari program pangan bijak nusantara ini” ujar Tati.(*ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close