fbpx
DAERAH

Bupati Ruksamin Sidak Pasar Tradisional Pastikan Pasokan Lebaran Cukup dan Prokes Aman Menjelang Idul Fitri 1442/2021


Tinobu, OborSultra.com – Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ruksamin selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional Kecamatan Lasolo, Minggu (9/5/2021).

Sidak ini dilakukan dalam rangka mengecek ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional menjelang Idul Fitri 1442 H.


“Tim Gugus Tugas bersama tim gabungan turun untuk mengecek kondisi pasar hari ini menjelang lebaran,” ujar H. Ruksamin.

Beberapa hal yang dilakukan pengecekan yakni ketersediaan bahan pangan, lonjakan harga dan barang yang terjual tidak kadaluwarsa atau ekspayer.

“Yang kita pastikan adalah ketersediaan bahan pangan, tidak adanya lonjakan harga serta memastikan barang yang terjual tidak kadaluwarsa. Alhamdulillah setelah kita melihat tadi, semua bahan pangan cukup tersedia, tidak ada lonjakan harga, serta tidak ditemukan barang yang kadaluwarsa,” terang H. Ruksamin.

Baca Juga:

Dikatakan, komoditi yang mengalami kenaikan namun masih dalam angka wajar yaitu bawang merah, bawang putih dan cabai dengan kenaikan Rp5 ribu per kilonya. Sedangkan bahan pangan lainnya seperti beras, gula pasir, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, ikan, telur dan lainnya tidak ada kenaikan harga.

Ket. Foto: Bupati Ruksamin sidak pasar Tinobu.(Foto: ist/net).

Pelaksanaan sidak ini juga sekaligus memantau pelaksanaan protokol Covid-19 di pasar Tinobu untuk memastikan tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 di Konut.

“Bagi penjual dan pengunjung yang tidak memakai masker langsung kami swab antigen di tempat. Dari 5 pengunjung maupun penjual yang tidak pakai masker setelah di swab, alhamdulillah semuanya negatif,” jelas H. Ruksamin.

Bupati Ruksamin berharap pada pelaksanaan Idul Fitri mendatang seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan, dan tetap mematuhi surat edaran Mendagri untuk melakukan pembatasan serta tidak dilakukannya open house.

Ket. Foto: Rapid antigen bagi pengunjung dan penjual yang tidak mengenakan masker.(Foto: ist/net).

Posko penjagaanpun telah dilakukan ditiga titik yaitu, perbatasan Konut-Sulawesi Tengah, Konut-Konawe dan Konut-Kendari untuk membatasi perjalanan orang kecuali kendaraan angkutan logistik, orang yang telah melakukan vaksin 2 kali, dan orang sakit dengan tetap melakukan prokes. Pada setiap pos telah disediakan pula alat tes rapid antigen bagi yang belum memiliki persyaratan perjalanan.

“Jadi silaturahmi silahkan tapi terbatas, tidak usah jabat tangan, tetap jaga jarak demi keselamatan kita bersama khususnya masyarakat Kab. Konawe Utara,” tutup H. Ruksamin.(ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close