OLAHRAGA

‘See You In Paris’ Olimpiade Tokyo 2020 Ditutup, Indonesia Posisi Ke-55

"Indonesia mengumpulkan 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu"


Jakarta, OborSultra | Api Obor Olimpiade yang telah dipadamkan jadi pertanda berakhirnya gelaran Olimpiade yang berlangsung sejak 23 Juli 2021. Gelaran Olimpiade Tokyo 2020 resmi ditutup pada Minggu (8/8/2021).

Olimpiade Tokyo akhirnya benar-benar bisa berlangsung setelah sempat mengalami pro-kontra selama satu tahun terakhir.


Olimpiade Tokyo awalnya berlangsung pada 2020 namun ditunda setahun lantaran pandemi covid-19. Lantaran situasi tak jua membaik, gelaran Olimpiade Tokyo 2020 di tahun ini juga mendapat banyak protes.

Baca Juga:

Namun pada akhirnya, dengan segala macam pembatasan ketat termasuk laga tanpa penonton, Olimpiade Tokyo bisa terlaksana hingga akhir.

Presiden IOC Thomas Bach menyebut penyelenggaraan Olimpiade ini sebagai simbol harapan di tengah pandemi yang melanda.

“Tidak ada satu pun yang pernah bisa menggelar Olimpiade yang pernah tertunda sebelumnya,” ucap Presiden IOC Thomas Bach seraya berterima kasih pada publik Jepang.

Tokyo menyerahkan tongkat estafet ke Paris setelah menggelar Olimpiade yang tertunda karena Covid-19 dan membuat publik yang skeptis kecewa, tetapi tetap memberikan bagiannya dari momen-momen yang tak terlupakan.

Upacara penutupan yang berjalan cepat dan dengan naskah yang ketat dimulai pada pukul 8 malam. Waktu Tokyo (7 pagi ET) dan, seperti upacara pembukaan, adalah perayaan olahraga dan Jepang. Itu diakhiri dengan kata “arigato,” yang merupakan bahasa Jepang untuk “terima kasih,” ditampilkan di layar raksasa saat para atlet berjalan keluar lapangan.

Dan semua itu dimainkan di stadion Olimpiade Tokyo di hadapan penonton yang sebagian besar kursinya kosong.

Seluruh dunia menontonnya di rumah, dengan acara streaming langsung di NBCOlympics.com dan disiarkan ulang di liputan khusus nanti di primetime di NBC.

Di ibukota Prancis, orang banyak berkumpul untuk merayakan penyerahan pertandingan musim panas ke Paris 2024, menari dan merayakan di kaki Menara Eiffel sementara pesawat tempur membuntuti asap tiga warna biru, putih dan merah menukik di langit.

 Olimpiade Tokyo 2020 Ditutup

“Saya menyatakan pertandingan Olimpiade ke-32 ditutup,” kata Thomas Bach, presiden Komite Olimpiade Internasional, saat dunia mengucapkan selamat tinggal pada Olimpiade yang tiada duanya.

“See You In Paris.”

Seperti yang sudah menjadi tradisi, medali untuk maraton jadi bagian dari penutupan. Di Olimpiade Tokyo, pemenang medali emas untuk maraton putra dan putri berasal dari Kenya yaitu Eliud Kipchoge dan Peres Jepchirchir.

Upacara penutupan dimulai dengan satu atlet dari masing-masing negara peserta berbaris dengan bendera mereka. Setelah para atlet berkumpul dalam lingkaran, soundtrack dengan cepat berubah menjadi nomor jazzy di mana para peserta yang masih tersisa di Tokyo mengalir keluar untuk mengambil bagian dalam upacara, wajah mereka ditutupi topeng.

Indonesia mengakhiri Olimpiade Tokyo 2020 dengan duduk di posisi ke-55. Indonesia mengumpulkan 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu di Olimpiade Tokyo.

Emas dipersembahkan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu sedangkan perak diberikan oleh Eko Yuli Irawan. Tiga perunggu untuk Indonesia diraih oleh Windy Cantika Aisah, Rahmat Erwin, dan Anthony Ginting.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Emas Indonesia dipersembahkan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (foto: Antara News)

Tiga tahun mendatang, Olimpiade akan digelar di Paris, Prancis.

Setelah ini, Tokyo bakal menggelar Paralimpiade. Paralimpiade bakal berlangsung dari 24 Agustus hingga 5 September.

Indonesia mengirimkan 23 atlet untuk berlaga di ajang tersebut.(*ade)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker