DAERAH

Sandiaga Uno: Satu Jam Capcuss Buka Usaha, Strategi Pemulihan Ekonomi Berbasis UKM


Kendari, OborSultra.com – Strategi Pemulihan Ekonomi Berbasis Usaha Kecil Menegah (UKM), merupakan tema Diskusi Online (Diskon) series-3 yang dilaksanakan secara virtual oleh Majelis Wilayah Forum Alumni Korp HMI Wati (MW-Forhati) Sulawesi Tenggara, pada Rabu (10/6/2020).

Tema ini dianggap sangat penting untuk didiskusikan untuk memotivasi peserta dan masyarakat pada umumnya, karena dapat memberikan masukan dalam melakukan usaha dalam rangka menghadapi kehidupan New Normal.

Melalui moderator Cinda Musyida Arifin, diskon ini berjalan lancar dan penuh semangat kekeluargaan. Baik peserta maupun narasumber saling sharing pengalaman dalam menjalankan dunia usahanya.

Sandiaga Uno, sebagai narasumber diskon series-3 MW Forhati Sultra, banyak membahas tentang strategi dan pendekatan tentang bagaimana memulai usaha dimasa pandemi ini.

“Pandemi ini adalah takdir terbaik dari yang maha kuasa. Sebagai motivasi dan semangat agar semua mendapatkan hikmah, resonansi dan fibrasi bahwa Covid-19 juga mempunyai makna bagi kita semua, serta berharap dan meyakini bahwa pandemi ini segera berlalu” kata Sandi.





Selanjutnya, Sandiaga mengatakan bahwa UMKM memberikan dampak ekonomi yang cukup tinggi. 99% ekonomi digerakkan oleh UMKM serta 60% PDB disumbang oleh sektor UKM.

“UKM adalah mayoritas dunia usaha masyarakat Indonesia. Pelakunya 99 % ekonomi digerakkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan 97 % lapangan kerja diserap oleh UMKM serta 60% PDB ekonomi ditopang oleh UMKM,” tambahnya.

Namun demikian, menurut Sandiaga, banyak UMKM di Indonesia yang jalan ditempat alias tidak mengalami perkembangan.

“Sedikit sekali dari UMKM naik kelas, dari ultra mikro menjadi mikro, mikro menjadi kecil dan kecil menjadi menengah. Banyak UKM yang jalan ditempat dan setelah pandemi Covid-19 terpukul jatuh pada ronde pertama,” ujarnya.

“Peluang ada didepan mata, karena lebih dari 60% orang Indonesia tersambung ke internet dan sebagian besar lewat Handphone. Beradaptasi dengan New Normal untuk pivoting serta membuat jalur pertumbuhan baru, mengendarai gelombang trend baru melalui digital,” lanjutnya.

“Segera belajar beradaptasi, jadikan perangkat, akses dan domain digital sebagai asset di era Work From Home (WFH),” ucap Sandiaga.

Melalui Capcuss (cara cepat satu jam belajar buka usaha), Sandiaga memberikan trik dan strategi baru untuk membuka usaha, dengan prinsip “Satu jam Capcuss buka usaha”

“Searching apa kebutuhan masyarakat 20 menit, buka nomor rekening di Payment Online 10 menit, buat brand sebagai pengenal usaha 5 menit, buka toko online di marketplace 5 menit, menjadi reseller/dropshipper online 5 menit, serta promosi online lewat whatsapp/instagram/facebook, dan lain-lain 15 menit. Kemudian kembangkan inovasi produk sendiri melalui metode Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM),” ujar Sandiaga.

“Bersiaplah, pada saatnya usaha akan dibuka kembali secara bartahap sektor demi sektor, dengan tetap meminimalisir resiko kesehatan masyarakat sekaligus mamulihkan kegiatan ekonomi,” tutupnya.(ema)


Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close