DAERAH

Kunker Kedua Pjs Bupati Konut Tekankan Netralitas ASN Dan Prokes Covid-19 Dalam Pilkada 2020


Wanggudu, OborSultra.com – Kunjungan sekaligus rapat kerja Pjs Bupati Konawe Utara, Drs. EC, H. Yusuf Mundu, MM, hari ini dilaksanakan di Kecamatan Wiwirano, Landawe dan Langgikima, Senin (12/10/2020).

Kegiatan yang juga dihadiri oleh forkopimda, para staf ahli, para asisten, beberapa kepala OPD (DPMD, Kesbangpol, Kominfo), camat, serta seluruh lurah dan kepala desa dari masing-masing kecamatan dimana rapat kerja tersebut dilaksanakan, dengan tetap menjalankan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain silaturahmi dan bertatap muka dengan para pimpinan pemerintahan desa, kelurahan dan kecamatan juga untuk memantau administrasi pemerintahan kecamatan serta kondisi masyarakat setempat. Dialog dan sosialisasi mekanisme birokrasi, aturan, serta hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam birokrasi pemerintahan, termasuk masalah keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pada kesempatan ini, Kapolsek Konawe Utara menyampaikan beberapa hal dalam sambutannya, yakni berharap agar masyarakat di Kabupaten Konawe Utara tidak terprofokasi dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar (hoax) tentang UU Cipta Kerja Omnibus Law, serta selalu menjaga kesehatan dan keselamatan diri dan menjalankan prokes dalam setiap aktifitasnya dalam rangka menekan penyebaran wabah Covid-19.

Hal lain juga disampaikan agar masyarakat dalam menghadapi pilkada, menggunakan hak pilihnya dengan baik serta selalu menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Dandim 1417 Kendari yang diwakili oleh Danramil Lasolo, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa dengan kondisi perbedaan ideologi, masyarakat dan TNI diharappak dapat bersinergi agar tercipta keamanan masyarakat dalam berbagai kondisi konflik dan ancaman dari segi manapun.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Pjs Bupati Konawe Utara, H. Yusuf Mundu, bahwa ada beberapa tugas Pjs yang di amanahkan Undang-Undang, antara lain memastikan pemerintahan agar tetap berjalan dengan baik, menjaga netralitas ASN serta memastikan jalannya pilkada dengan sukses.

“Dalam Undang-Undang kode etik ASN, ada empat aspek netralitas yang harus di junjung tinggi oleh setiap ASN yaitu, netralitas karir, netralitas politik, netralitas kampanye serta netralitas pelayanan publik,” ucapnya.

Yusuf Mundu juga menyampaikan agar menghindari atau tidak mengijinkan adanya kegiatan yang menimbulkan keramaian di masyarakat, misalnya jika ada yang hendak mengadakan acara atau pesta sebaiknya ditunda dulu untuk sementara waktu demi kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Utara.(*ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close