DAERAH

Kunjungi Korban Kekerasan Anak, Agista Ariany Ali Mazi: Anak-Anak Harus Sekolah Agar Menjadi Tonggak Kemajuan Daerah


Kendari, OborSultra.com – Ketua TP PKK Prov. Sultra, Agista Ariany Ali Mazi mengunjungi RK (11), korban kekerasan anak yang dilakukan oleh tantenya sendiri beberapa waktu lalu.

Bertempat di Pasar Baruga Kota Kendari, Istri Gubernur Sultra tiba di lokasi dan langsung berbincang dengan RK, Rabu (11/11/2020).

Agista mengatakan, apa yang dialami RK merupakan tanggung jawab pemerintah dan semua yang hadir pada pada kesempatan itu.

“Anak ini telah melewati apa yang dinamakan kekerasan dalam rumah tangga. Jika ditinjau dari psikologisnya, anak ini akan menjadi trauma yang berkepanjangan, sepanjang hidupnya dia tidak akan melupakan,” ujar Agista.

Bersama dengan Ketua TP PPK Kota Kendari, Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Agista berharap dapat memberikan pendampingan dalam menghilangkan trauma yang dialami korban.





Ket. foto: Kunjungi Korban Kekerasan Anak, Agista Ariany Ali Mazi: Anak-Anak Harus Sekolah Agar Menjadi Tonggak Kemajuan Daerah.(foto: MH).

“Saya minta, kepada masyarakat yang ada disini jangan sampai ada anak-anak yang putus sekolah hanya karena ingin membantu orang tuanya atau ingin membantu orang yang dia tinggali tetapi merugikan masa depannya. Masa depan anak-anak akan menjadi sangat suram jika tidak bersekolah. Meski mereka membantu orang tuanya namun mereka juga harus tetap bersekolah,” tambahnya.

Ketua yayasan Agista Foundation ini juga menyampaikan jika ada anak-anak yang tidak atau putus sekolah agar segera melaporkan kepada pemerintah, yayasan atau pihak terkait agar dicarikan solusinya.

“Itu merupakan tugas kami, jika ada masyarakat yang tidak mampu menyekolahkan anaknya karena faktor ekonomi, laporkan kepada instansi terkait untuk bisa membantu agar anak-anak bisa mengecap bangku sekolah. Nanti pemerintah akan membantu anak-anak yang tidak atau putus sekolah untuk mensekolahkan mereka melalui program beasiswa, orang tua asuh, dan lain-lain, minimal sampai ke jenjang SMA” terangnya.

Agista berharap, apa yang dialami RK tidak terjadi lagi kepada anak-anak yang lain.

“Ini adalah salah satu contoh, saya harap hal serupa jangan sampai terjadi lagi pada anak-anak yang lain, karena anak-anak ini merupakan tanggung jawab kita semua, menjadi tonggak untuk kemajuan daerah kita semakin maju,” tutupnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Kota Kendari, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Kepala Pasar Baruga, serta pedagang dan pengunjung pasar Baruga.(ema)


Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close