EKONOMI

Ribuan Karyawan Hotel Restoran Di Sultra Dirumahkan


Kendari, OborSultra.com – Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tenggara mencatat ribuan karyawan hotel dan restoran dirumahkan dan menjalani Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai dampak wabah COVID-19 di Sulawesi Tenggara.

Sekretaris Umum PHRI Sulawesi Tenggara, Eko Dwisasono di Kendari, Minggu (12/4/2020) mengatakan ada 1.116 orang pekerja industri perhotelan dan restoran dirumahkan sebagai dampak Virus Corona.

“Merumahkan karyawan atau pun memutuskan hubungan kerja adalah pilihan pahit bagi manajemen hotel namun ini terpaksa dilakukan karena kondisi keuangan perusahaan yang tidak mendukung,” kata Eko.

Menurut Eko, Krisis yang melanda sektor industri perhotelan dan restoran harus diterima karena pandemi COVID-19 dirasakan di seluruh belahan dunia.

“Kita tidak mempersalahkan siapa-siapa, tetapi pemerintah sesuai tingkatan diharapkan segera mengambil langkah-langkah serius dalam mengantisipasi merebaknya ledakan pengangguran, yang pada akhirnya akan berdampak pada terancamnya stabilitas negara” katanya.

“Kalau orang-orang sudah kesulitan ekonomi, kesulitan makan dan kemana-mana sulit maka hura hara akan nampak di depan mata. Inilah yang harus diantisipasi secara bersama-sama,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa pandemi COVID-19 kali ini telah menggerus omzet bisnis perhotelan di Kota Kendari hingga nol.

“Kalau kapasitas 100 kamar dan yang terisi hanya 5 kamar, 2 kamar, bahkan banyak hotel kosong pengunjung berarti nol,” ujarnya.

Data PHRI Sultra menyebutkan hotel bintang dan nonbintang di Kota Kendari sebanyak 130 unit, terdiri dari 30 unit hotel bintang dan sekitar 100 unit hotel nonbintang. Dari jumlah tersebut, kata Eko yang juga pemilik Hotel Cendana, tersedia 3.100 kamar dan 6.000 tempat tidur. Dengan demikian ada sekitar 2.000 orang karyawan yang menggantungkan hidup dari bisnis perhotelan.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close