HUKUM

Dirjen HAM Usul Bilik Asmara Bagi Narapidana


Bandung, OborSultra.com – Munculnya berbagai masalah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) saat ini seperti perkelahian, pembakaran, pelarian dan lain-lain, jika dipikir pikir salah satu penyebabnya kemungkinan besar adalah tidak tersalurkanya kebutuhan biologis (seksualitas) bagi para Narapida. Sehingga berbagai alibi dijadikan pembenaran para Narapida untuk meminta Cuti , Ijin tertentu, Ijin Berobat dan lainnya agar bisa keluar dari Lapas/Rutan. Alasan sesungguhnya paling mendasar untuk keluar Lapas/Rutan adalah ingin menyalurkan kebutuhan Biologis khususnya bagi mereka yang sudah berkeluarga.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia DR. Mualimin Abdi SH. MH., ketika memberikan pengarahan kepada para Kepala Unit Pelaksana Teknis dan pejabat struktural dan Fungsional di Aula Kanwil Kemenkumham Jawa Barat dalam acara Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia Jumat, (13/3/2020).

Baca juga : Larangan Merekam Sidang Tanpa Izin Pengadilan Dicabut Mahkamah Agung

Baca Juga:

Dalam pengarahannya Mualimin juga menyampaikan tugas berat yang harus diembang oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat dalam hubungannya dengan pelaksanaan Hak Asasi Manusia di daerah, beberapa tugas itu mencakup : 1. Rencana Aksi Hak Asasi Manusia 2. Pelayanan Publik Berbasis HAM, 3. Kabupaten Kota Peduli HAM dan 4. Pengaduan Komunikasi Masyarakat.

Khusus untuk kebutuhan biologis, beberapa pemikir/pejabat mengusulkan fasilitasi kebutuhan biologis dengan mekanisme yang resmi, seperti dibuat bilik asmara (tempat melakukan hubungan sex). Bagi narapidana yang menggunakannya dikenakan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sebagai pendapatan resmi negara sehingga mengurangi sewa kamar tidak resmi. Pada akhirnya pemenuhan kebutuhan sex secara resmi dapat memenuhi kebutuhan dasar HAM untuk melanjutkan keturunan bisa terpenuhi serta menghindari penyakit akibat sex beresiko seperti pelecehan,pemerkosaan, hubungan sesama jenis, HIV, masturbasi dan lain-lain.





Baca juga : Gubernur Ali Mazi Diminta Segera Hentikan Dugaan Pertambangan Ilegal di Kolaka Utara

Semoga terpenuhinya kebutuhan biologis para Narapidana dapat menjadi salah satu solusi dari berbagai persoalan yang ada di Lapas/Rutan.(*ade)

Tinggalkan Balasan


Back to top button
Close