fbpx
HUKUM

Kantor Dinas ESDM Sultra Disegel, Aktivis Sultra Aldo Zhafar Angkat Bicara


"Minta Kejagung maupun Kejati Sultra segera menangkap dan menetapkan tersangka kepada Kadis ESDM Sultra dan Kabid Minerba "

Kendari, OborSultra.com – Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) digeledah dan disegel Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan Izin Pertambangan Ilegal di Sultra, Senin (14/6/2021).

Garis bertuliskan Kejaksaan RI berwarna merah dibentang menyilang di pintu ruangan Kepala Bidang (Kabid) Mineral dan Batubara (Minerba). Sejumlah jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, dan sejumlah jaksa yang lain tengah melakukan pengeledahan.


Menyikapi hal itu, salah satu aktivis Sultra Aldo Zhafar angkat bicara.

Ket. Foto: Aktifis Sultra, Aldo Zhafar.(Foto: Aldo).

“Kami menilai penggeledahan dan penyegalan pintu ruangan Kepala Bidang (Kabid) Mineral dan Batubara (Minerba) yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung Sulawesi Tenggara bukan tanpa alasan. Penyegelan tersebut tidak lepas dari marakya tambang-tambang ilegal yang beroperasi di Sultra. Mereka mengeruk kekayaan sumber daya alam tanpa memiliki Ijin Usaha Pertambangan (IUP) sehingga mengakibatkan kerugian negara,” ujar Aldo.

Baca Juga:

Ia menambahkan, sampai detik ini kami masih percaya dengan Kejaksaan Agung maupun kejaksaan Tinggi Sultra atas komitmennya dalam memberantas mafia tambang ilegal yang ada di Sultra.

Aktivitas ilegal mining jelas bertentangan dengan Undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang perubahahn atas Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara (Minerba).

Ket. Foto: Tim Kejagung dan Kejati Sultra melakukan penggeledahan dan menyita beberapa dokumen dari kantor Dinas ESDM Sultra, Senin (14/6/2021).(Foto: Aldo Zhafar).

“Olehnya itu kami meminta Kepada Kejaksaan Agung Sulawesi Tenggara maupun pihak yang berwajib lainnya segera menyelidiki dugaan kasus penyelewengan izin-izin tambang yang dikeluarkan oleh ESDM Sultra serta tidak bermain-main dengan penyegelan kantor yang telah dilakukan,” tambah Aldo.

“Kejagung maupun Kejati Sultra harus segera menangkap dan menetapkan tersangka kepada Kadis ESDM Sultra dan Kabid Minerba atas kasus dugaan izin pertambangan ilegal di Sultra secepat mungkin agar mosi kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung tidak tercederai,” tutup Aldo.(ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close