DAERAH

Razia Masker Di Kendari, Warga Yang Melanggar Kena Sanksi Push Up


Kendari, OborSultra.com – Setelah melenggelar sosialisasi, sanksi atas pelanggaran terhadap Peraturan Walikota (Perwali) Kendari nomor 47 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 mulai diterapkan, Senin (14/9/2020)

Digelar di kawasan Tugu Religi (Eks MTQ), razia masker melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri, BPBD Kota Kendari, Polres Kendari, serta Kodim 1417/Kdi, dengan sasaran adalah para pengendara, pengguna jalan, dan penumpang angkutan kota yang melintas. Beberapa warga, supir dan penumpang angkot terjaring dalam operasi ini karena tidak menggunakan masker.

Sebelum diberikan sanksi, para pelanggar terlebih dahulu didata identitasnya. Sebagian besar pelanggar beralasan tak menggunakan masker karena lupa dan mengaku tidak memiliki masker.

“Mereka kami beri sanksi push up dan menghafal Pancasila. Untuk sanksi denda belum kami berikan, sementara ini hanya sanksi fisik dan sosial,” ucap Kasatpol PP Kota Kendari, Amir Hasan.

Usai diberi hukuman fisik, petugas lalu memberikan masker kepada pelanggar dengan harapan para pelanggar selalu ingat akan protokol kesehatan dan tidak mengulangi lagi kesalahannya.

Sesuai Perwali nomor 47 tahun 2020 bahwa seluruh warga masyarakat kota Kendari diwajibkan menggunakan masker saat keluar rumah dan seluruh tempat keramaian seperti pasar, mall, tempat hiburan dan lain-lain tidak boleh buka diatas pukul 22.00 WITA.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close