KESEHATAN

Ayah Taqy Malik Dituding Paksa Istri Lakukan Seks Anal, Apakah Berbahaya?

"Komnas Perempuan mengingatkan pula pentingnya perkawinan sesuai dengan UU Perkawinan yaitu sah secara agama atau kepercayaan dan dicatatkan"


Jakarta, OborSultra | Mansyardin Malik, ayah Taqy Malik, dituding memaksa istri sirinya, Marlina Octoria, melakukan seks menyimpang lewat anal.

Menurut dr Boyke, dari segi kesehatan posisi yang dilarang itu tidak berbeda dengan ajaran agama Islam. “Kita sesuai dengan agama. Jadi, yang dilarang itu posisi seks melalui anus atau anal seks,” katanya saat ditemui di Klinik Pasutri, Tebet, Jakarta Selatan.


Ia mengatakan, kalau dari agama posisi yang dilarang itu bisa merujuk pada Alquran, sedangkan dari segi kesehatan karena memang anus itu tidak dipersiapkan untuk hubungan seks, tapi anus dipersiapkan untuk membuang air besar, karena dindingnya tipis dan terdiri dari usus.

Baca Juga:

“Kalau hubungan seks dipaksakan melalui anus seringkali terjadi pendarahan karena di dalam anus itu banyak sekali pembuluh darah. Orang ambien, bisa pecah dan sebagainya kalau sampai terlalu dalam. Kadang-kadang pendarahannya tidak bisa berhenti dan harus dilakukan operasi besar,” jelasnya.

Mansyardin Malik, ayah Taqy Malik, mendapat tudingan memiliki penyimpangan seksual oleh Marlina Octoria, istri yang baru dinikahinya pada Idul Adha beberapa waktu lalu.

Menurut penuturan Yohanes Steven dan Fanca, sang kakak, Marlina diminta melakukan hubungan seksual melalui organ yang tidak semestinya.

“Nggak sampai dua bulan (menikah) adik saya ini cerita, saat menstruasi ada dugaan ada penyimpangan seksual yang tidak diajarkan oleh agama, yang diharamkan oleh agama dia lakukan dengan dalih banyak kok ulama yang bilang ini halal,” kata sang kakak saat melakukan konferensi pers di Jakarta, Minggu (12/9), seperti dikutip dari InsertLive.

Ia menambahkan bahwa sang adik sudah enam kali melakukan hubungan seks yang tidak wajar tersebut dengan ayah Taqy Malik ini.

Marlina pun mengaku sudah sempat menolak berhubungan seksual dengan cara yang tak lazim tersebut, tapi ayah Taqy Malik berdalih bahwa hal itu diperbolehkan oleh sebagian ulama.

“Ya saya menolak, saya bilang nggak boleh di agama tapi nggak kok sebagian ulama yang menghalakan dan mengharamkan,” kata wanita itu.

Oleh karena itu, Marlina, yang dinikahi secara siri, menginginkan perceraian dari Mansyardin Malik.

Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi menjelaskan bahwa kasus seperti ini juga masih masuk lingkup UU PKDRT meski status istri siri.

“Jika merujuk pada UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yang dimaksud dengan kekerasan seksual di antaranya pemaksaan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam lingkup rumah tangga, termasuk pemaksaan hubungan seksual oleh suami ke istri atau sebaliknya.

Baca juga: Ayah Taqy Malik Diduga Paksa Istri Siri Berhubungan Intim dengan Cara Menyimpang

Dalam konteks UU PKDRT, pada dasarnya perkawinan tidak mensyaratkan perkawinan tercatat maupun tidak. Perkawinan siri tetap masuk dalam lingkup UU PKDRT,” kata kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Kendati demikian, Siti menjelaskan kekerasan seksual yang dilakukan suami kepada istri masuk delik aduan. Kasus ini bisa masuk tindak pidana jika pihak yang dirugikan melapor ke polisi.

1 2Laman berikutnya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker