HUKUM

Jangan Ditiru!, Ini Alasan Artis FTV Hana Hanifa Open BO


Medan, OborSultra.com – Setelah menjalani pemeriksaan dan sempat ditahan di Polrestabes Medan, Hana Hanifa, Artis FTV yang terjerat kasus prostitusi online akhirnya dipulangkan pada Selasa (15/7/2020) malam. Sebelum dipulangkan, HH sempat dihadirkan dalam konferensi pers di Polrestabes Medan.

“HH, untuk sementara ini masih sebagai saksi karena dirinya sebagai obyek yang diperdagangkan sesuai UU tindak pidana perdagangan orang,” kata kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.

Namun jika kemudian diketahui ternyata HH secara aktif menawarkan diri, maka bisa saja berubah menjadi tersangka.

“Mungkin. Mungkin saja (jadi tersangka). Kalau dia secara aktif menawarkan diri,” kata Riko.

HH dikatakan lantaran tergiur keuntungan besar sehingga mau untuk melakukan hal tersebut.

“Jadi pertama kali pada saat wawancara langsung dengan yang bersangkutan, yang bersangkutan menyampaikan di Medan baru sekali, Alasannya tadi sudah saya sampaikan, menjanjikan keuntungan ekonomi yang sangat besar,” tutur Riko.

Baca juga: Fakta Baru!, Artis FTV Hana Hanifa Sudah Setahun Open BO

Riko tidak menjelaskan detail angka yang didapatkan HH dari aktivitas tersebut. Dia hanya menyebut pihaknya saat ini tengah fokus menelusuri chat HH dengan pihak yang diduga sebagai kolega HH di beberapa kota di Indonesia.

Hana Hanifa memang berparas cantik, dengan usia yang masih muda dan penmpilan bak putri, banyak dilirik sejumlah event organizer untuk bekerjasama dibidang iklan, akun IG nya @hanaaaast memang sering mendapat endorse untuk produk-produk tertentu.

Foto: Instagram @hanaaaast.(ist/net).

Tak hanya HH, pria berinisial A yang merupakan pemesan juga masih berstatus sebagai saksi.

A sudah mentransfer Rp 20 juta kepada tersangka J (muncikari) dan polisi tidak menetapkannya sebagai tersangka.

Baca juga: Artis FTV Hana Hanifa Diduga Terlibat Prostitusi Online

“Kenapa A tidak jadi tersangka karena hubungan badan itu belum terjadi. Kan tadi lihat kondomnya masih utuh. HH mungkin bisa jadi tersangka kalau dia aktif menawarkan diri,” tambahnya.

Dalam kasus ini, seorang pria berinisial R ditetapkan sebagai tersangka. R ini adalah seorang warga Medan yang berprofesi sebagai driver taksi online.

“Keterangan tersangka R, baru pertama kali dan dijanjikan imbalan dari saudara J sebesar Rp 4 jutaan. Profesi tersangka ojol, driver taksi online,” kata Kombes Pol Riko.(*ade)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close