GAYA HIDUP

5 Doa Turun Hujan Lengkap Dengan Bacaan Latin dan Artinya

"Doa ketika hujan dimaknai sebagai wujud syukur umat Islam atas rahmat berupa hujan yang diturunkan oleh Allah SWT"


Kendari, OborSultra | Memasuki bulan September 2021, sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami musim penghujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Menurut prakiraan cuaca BMKG, dalam sepekan kedepan, sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan.

Hujan yang akan turun diperkirakan BMKG berbeda-beda, mulai hujan ringan, sedang hingga lebat. Oleh karenanya disunnahkan bagi umat muslim untuk membaca doa ketika hujan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.


Doa ketika hujan dimaknai sebagai wujud syukur umat Islam atas rahmat berupa hujan yang diturunkan oleh Allah SWT.

Baca Juga:

Rasulullah SAW mengajarkan berbagai macam doa ketika hujan sesuai dengan kebutuhan umat muslim. Mulai dari doa turun hujan agar bermanfaat, dia ketika hujan lebat, hungga doa meminta hujan berhenti.

Untuk Anda yang ingin membaca doa turun hujan, berikut kumpulan doa turun hujan yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW.

5 Bacaan Doa Turun Hujan, Lengkap dengan latin dan artinya.

1. Doa Ketika Hujan Agar Diberi Manfaat

Salah satu doa turun hujan yang bisa diamalkan oleh umat Muslim adalah doa agar hujan yang turun memberi manfaat.

Menurut hadist riwayat Bukhari, dikutip dari Ummul Mukminin, bahwa istri Rasulullah, Aisyah pernah menyatakan:

ا للَّهُمَّ صَ يِّباً نَا فِ عاً

“Allah humma shoyyibannaafi ‘an”

Yang berarti: “Ya Allah, turunkan hujan untuk kami, yakni hujan yang membawa manfaat”.

2. Doa Ketika Hujan Lebat

Ketika kita mendapati hujan turun dengan lebat, disunnahkan oleh Rasulullah SAW untuk membaca doa agar kita diberi keselamatan.

Dalam Hadits Riwayat Bukhari, dia ketika hujan lebat yang pernah dilafalkan Rasullullah SAW adalah sebagai berikut

اللَّهُمّ حَ وَ ا لَيْنَا وَ لَا عَ لَيْنَا,ا للَّهُمَّ عَ لَى ا لْآ كَا مِ وَ ا لْجِ بَا لِ وَ ا لظِّ رَ ا بِ وَ بُطُو نِ ا لْأَ وْ دِ يَ ةِ وَمَنَا بِتِ ا لشَّجَرِ

“Allah humma khawwa a’laina wa laa’alaina. Allah humma ‘alalkami waljibaali, wadz dziroobi, walbuthuunil ‘awdiyati, wamanaa bitissyajari”

Yang berarti: “Ya Allah, turunkan hujan yang ada di sekitar diri kami, bukan hujan yang merusak diri kami. Ya Allah, turunkan hujan ke wilayah dataran yang tinggi, ke beberapa gunung , berberapa bukit, ke wilayah lembah dan ke tempat dimana pepohonan tumbuh”

3. Doa Ketika Hujan Petir

Adakalanya hujan turun disertai dengan suara petir yang menggelegar membuat kita kaget dan takut, oleh karenanya disunnahkan membaca doa ketika hujan petir.

Dikutip dari hadist riwayat Imam Malik, berikut doa yang dibaca Rasulullah SAW ketika hujan datang beserta petir :

سُبْحَا نَ ا لَّذِ ي يُسَ بِّحُ ا لرَّ عْدُ بِحَمْ دِ هِ وَ ا لْمَلَا ئِكَ ةُ مِنْ خِيفَتِ هِ

“Subhaana-alladzii yusab bihurro’du bi hamdihi walmalaaikatu minkhii fatihifatihi”

Yang berarti : “Mahasuci Allah yang dengan memanjatkan puji kepada-Nya, maka mengucap tasbih lah halilintar beserta pula para malaikat disebabkan takut pada-Nya.”

4. Doa Ketika Hujan disertai Angin Kencang.

Hujan deras kadangkala turun disertai angin kencang , atau yang disebut dengan badai .

Pada hadist riwayat Imam Muslim, dituliskan doa ketika hujan turun disertai angin kencang yang dibaca Rasulullah SAW adalah sebagai berikut :

اَ للهُمَّ إِ نِّيْ أَ سْئَ لُكَ خَيْرَ هَا وَخَيْ رَ مَا فِيْ هَا وَ خَيْرَ مَا اُرْسِ لَتْ بِهِ وَ اَعُوْ ذُبِ كَ مِنْ شَ رِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْ هَا وَشَ رِّمَا اُرْ سِلَ تْ بِهِ

“Allaahummainnii as’aluka khoirohaawa khoiromaa fiihaawa khoiromaa ‘ursilatsbih. Waa’uudzubika minssyarrihaa wasyarrimaa fiihaa wakhoiro maa ‘ursilatsbih”

Yang berarti: “Ya Allah, aku meminta pada-Mu atas kebaikan daripada angin ini, segala kebaikan yang berada di dalam dirinya, dan segala kebaikan yang telah Engkau kirimkan bersama kedatangannya. Dan Aku berlindung pada-Mu dari segala kejahatan daripada angin ini, segala kejahatan yang ada di dalam dirnya, serta kejahatan yang Engkau kirimkan bersama kedatangannya.”

5. Doa Minta Hujan Agar Berhenti.

Adakalanya hujan yang turun dengan lebat disertai angin kencang kerap mengakibatkan bencana, seperti halnya banjir.

Ketika zaman Rasulullah SAW, pernah terjadi peristiwa turunnya hujan lebat selama berhari-hari, mengakibatkan banjir, jalan tertutup bahkan bahan makanan membusuk.

Menurut Hadist Riwayat Bukhari, Rasulullah SAW pernah mengucapkan doa meminta agar hujan berhenti untuk melindungi umatnya seperti berikut :

ا للَّهُمّ حَوَا لَيْ نَا وَ لَا عَلَيْ نَا,اللَّهُمَّ عَلَى ا لْآ كَامِ وَ الْجِ بَالِ وَ ا لظِّ رَ ا بِ وَ بُطُو نِ ا لْأَوْ دِيَ ةِ وَمَ نَابِتِ ا لشَّجَ رِ

“Allaahumma hawwa ‘alainaawa laa’alaina. Allahumma ‘alal-aakami waljibaali, wadz-dziroobi wal buthuunil’awdiyati, wa manaa bitisy-syajari”

Yang berarti: “Ya Allah, turunkan hujan di wilayah sekitar diri kami, bukan hujan yang dapat merusak diri kami. Ya Allah, turunkan hujan menuju wilayah dataran tinggi, menuju berbagai gunung, menuju berbagai bukit, menuju lembah, serta menuju wilayah tanah yang bisa tumbuh pepohonan”

Itulah tadi beberapa macam doa ketika hujan turun yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW agar bisa diamalkan oleh umat Muslim. (**muh)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker