SELEBRITIS

Polisi Periksa Ayu TingTing, Dicecar 15 Pertanyaan Oleh Penyidik Soal Kasus Penghinaan

"Ayu berharap dengan laporan yang ia buat dapat memberikan efek jera kepada pihak terlapor"


Jakarta, OborSultra | Kali kedua Ayu diperiksa sebagai pelapor terkait kasus penghinaan. Diketahui pemeriksaan pada Selasa (31/8) mesti ditunda lantaran Ayu memiliki kegiatan lain.

Pedangdut Ayu Ting Ting dicecar 15 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas laporannya terhadap pemilik akun Instagram @gundik_empaeng tentang dugaan penghinaan.


“Tadi ada 15 pertanyaan yang ditanyakan terkait apakah Ayu berteman dengan akun Gundik Empang terus dari mana awal tahunya postingan-postingan yang isinya cenderung menghina, memfitnah Ayu dan Bilqis,” kata pengacara Ayu, Minola Sebayang di Polda Metro Jaya, Selasa (14/9).

Baca Juga:

Minola mengatakan dalam pemeriksaan hari ini, penyidik fokus pada hal-hal apa yang membuat Ayu merasa dihina hingga akhirnya membuat laporan.

“Kira-kira dari postingan itu apa yang dirasakan Ayu, apakah Ayu merasa terhina atau tidak. Jadi hal-hal itu yang ditanyakan lebih detil lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Ayu mengaku pemeriksaan berjalan lancar. Ia juga berharap agar proses hukum ke depan atas laporannya ini pun berjalan dengan lancar.

Selain itu, Ayu juga berharap dengan laporan yang ia buat dapat memberikan efek jera kepada pihak terlapor.

“Semuanya berjalan lancar, semua kita jawab apapun yang ditanyakan oleh penyidik. Jadi alhamdulilah insyaallah ke depan lancar,” tuturnya.

Sebelumnya, Ayu Ting Ting melaporkan pemilik akun instagram @gundik_empaeng ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan pada Jumat (20/8).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik akun Instagram @gundik_empaeng sudah beberapa kali berseteru dengan Ayu.

Tak hanya memeriksa Ayu sebagai pelapor, polisi rencananya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap akun Instagram @gundik_empang sebagai rangkaian dari proses penyelidikan.

“Ke depannya tim penyelidik masih terus melakukan profiling terlapornya adalah akun yang ada di media sosial,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Selasa (31/8).(*ade)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker