HUKUM

Satgas Covid-19 Kendari Gelar Operasi Yustisi, Pelanggar Diberi Sanksi Sosial


Kendari, OborSultra.com – Satuan Tugas (Satgas) Covid -19 Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar operasi Yustisi, yang bergerak mulai dari lokasi seputaran tugu religius MTQ menuju ke Jembatan Teluk Kendari, malam hari ini, Sabtu (14/12/2020).

Operasi yang dilakukan bersama unsur terkait tersebut bertujuan untuk memastikan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga bisa meminimalisir dan mencegah penyebaran Covid-19.

Kasat Binmas Polres Kendari, AKBP Yusuf Muluk Tawang, mengatakan untuk seluruh masyarakat Kota Kendari kiranya dapat menjalankan protokol kesehatan sesuai Perwali No.47 Tahun 2020 dan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Ket. foto: Tim Satgas Covid-19 Kota Kendari saat menggelar Operasi Yustisi.(foto: Muh. Taufik).

“Operasi Yustisi ini digelar mulai pukul 21.00 Wita sampai selesai. Operasi terfokus pada lokasi Eks MTQ, kali Kadia dan Jembatan Teluk Kendari, dengan sasaran masyarakat perorangan, pelaku usaha, rumah makan yang pengunjungnya berkumpul dan tidak memakai masker,” ujar AKBP Yusuf.

Dalam operasi ini, ditemukan beberapa warga yang melanggar prokes, kemudian mereka diberi sanksi sosial yang membuat efek jera. Operasi yustisi yang digelar setiap malamnya ini, melibatkan beberapa tim yakni, Polri, TNI, BPBD, Dishub, Dinkes, SatPol PP dan Dinas Kominfo.





“Terkait dengan pelaku usaha agar bisa menjadi pelopor prokes dengan memasang sebuah himbauan di depan usahnya dengan saling mengingatkan kepada pengunjung agar selalu mematuhi protokol kesehatan,” tambahnya.

Dia berharap, masyarakat bisa menumbuhkan kesadaran dalam mematuhi protokol kesehatan demi membebaskan Kota Kendari dari Covid-19.

“Saya menghimbau, operasi Yustisi malam ini masyarakat betul betul selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menjalankan tiga M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” tutupnya.(Mt)


Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close