HUKUM

Anggota DPRD Bali Luh Dwi Yustiawati Bantah Selingkuh Dengan KD


Denpasar, OborSultra.com – Anggota DPRD Bali Ni Luh Dwi Yustiawati angkat suara mengenai kasus yang membelitnya, di mana sebelumnya heboh diberitakan ia telah digerebek dan dipergoki berselingkuh dengan seorang lelaki di kamar nomor 323 lantai 3 Four Star by Trans Hotel yang berlokasi di Jalan Raya Puputan Renon Denpasar, pada Sabtu (14/3/2020) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita.

“Saya benar-benar syok dengan pemberitaan liar pada hari Minggu (15/3/2020) kemarin. Di mana diberitakan kalau saya berselingkuh dan telah digerebek di hotel, seolah tertangkap basah. Padahal kenyataannya saya menginap seorang diri di hotel itu,” ujar Dwi Yustiawati ketika memberikan keterangan kepada sejumlah awak media di Denpasar, Senin (16/3/2020) pagi.

Baca juga : Ibu Anggota DPRD Bali Digerebek di Hotel, Pesan Kamar Atas Nama Ketua Fraksi

Dia melanjutkan, sama sekali tidak ada kejadian penggerebekan atau sweeping pada Sabtu dini hari itu. “Malah manager hotel yang mengantar suami saya ke kamar, terus kami lama di kamar itu. Memang sempat antara kami ada kesalahpahaman, hingga terjadi cekcok mulut,” ucapnya.

Jadi, lanjut Dwi, ketika suami datang ke kamar itu, dirinya sedang tidur sendiri. Ketika kamar diperiksa, memang tidak ada siapa-siapa. Sama sekali tidak ada laki-laki atau manusia lain di kamar tersebut.

“Saya menginap seorang diri kok. Lantas bagaimana ceritanya kok kemudian malah muncul pemberitaan yang menyebutkan ada penggerebekan, yang seolah-olah memergoki saya sedang selingkuh bersama laki-laki lain ?. Ini fitnah luar biasa keji. Ini sudah pencemaran nama baik,” ujar politisi wanita asal Jimbaran, Kabupaten Badung itu.

Baca juga : Mobil Bergoyang, IDI Kendari Tidak Akan Campuri Urusan Pribadi

Rasa syok lain, kata Dwi, ketika ada pemberitaan bahwa pihak DPD partai yang menaunginya telah memutuskan untuk mengusulkan dirinya dipecat, baik dari keanggotaan partai maupun sebagai anggota DPRD Bali.

“Ya Tuhan, kenapa tidak ada pemanggilan dan klarifikasi, kok tiba-tiba vonis dijatuhkan?. Ini kan ketidakadilan namanya. Saya sekarang harus berjuang untuk menegakkan nama baik, serta atas ketidakadilan yang kini dialamatkan kepada saya,” katanya.(*tim/ade)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close