DAERAH

Pemulasaran Jenazah Terduga Covid-19 di Konawe Utara, Keluarga Hanya Diperbolehkan Melihat Dari Balik Kaca


Wanggudu, OborSultra.com – Penanganan kondisi pasien Covid-19 yang memburuk, kemudian pasien dipastikan meninggal dunia, perawatan jenazah diruang isolasi oleh petugas medis yang dibungkus dengan plastik kedap air, sebelum dan sesudah dibungkus disemprot cairan disinfektan, dokter dan menejemen RSU menjelaskan kondisi kepada keluarga pasien dilanjutkan penjelasan protokoler penanganan jenazah dan pihak Keluarga hanya diperbolehkan melihat dari balik kaca selama 15 menit dan rohaniawan menyerahkan penanganan jenazah kepada petugas kesehatan, hingga jenazah dimasukkan kedalam peti jenazah dan di sholatkan oleh petugas kemudian penyerahan jenazah kepada petugas kamar Jenazah selanjutnya dievakuasi dengan jalur diamankan oleh Petugas TNI/Polri.

Hal tersebut berlangsung pada kegiatan simulasi pemulasaran jenazah terduga Covid-19 di Konawe Utara yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Utara, Ruksamin. di Wanggudu, Jumat (15/5/2020).

Kegiatan simulasi dimulai dari perawatan jenazah diruang isolasi oleh petugas medis yang dibungkus dengan plastik kedap air minimal dua lapis, sebelum dan sesudah dibungkus disemprot cairan disinfektan, dokter dan menejemen RSU menjelaskan kondisi kepada keluarga pasien.

Baca Juga:

Menurut Ruksamin, Kabupaten Konawe Utara sampai sekarang masih Zero(0) dari pasien covid-19, dan RSUD Konawe Utara tidak termasuk rumah sakit rujukan pasien Covid-19 tapi simulasi penangana ini berdasarkan hasil Rapat Forum Bersama dan dimaksudkan untuk mengantisipasi jika terjadi diwilayahnya.

“RSUD Konawe Utara tidak termasuk rumah sakit rujukan, kita berdoa, berusaha seterusnya berupaya melakukan pencegahan, supaya daerah kita, saudara kita semua tenang, tidak terserang dengan covid-19 itu sendiri dan kalaupun ini terjadi, maka tidak bisa kita biarkan karena harus kita laksanakan demi mengantisipasi jika terjadi hal yang tidak kita inginkan ini,” ujar Ruksamin

Penanganan simulasi ini berdasarkan hasil Rapat Forum Bersama tentang penanganan dimasing-masing wilayah sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya.

Dalam simulasi ini pihak RSU memfasilitasi ambulan sampai tempat pemakaman yg dikawal oleh Polres Konawe Utara, ditempat pemakaman, dilakukan prosesi keagamaan oleh rohaniawan dilanjutkan dengan pemakaman jenazah, terhadap semua petugas maupun alat prasarana dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan berupa cairan biosel Konasara.

“simulasi ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dalam melaksanakan tugas sesuai protokol penanganan covid-19 yang benar, semoga simulasi ini bisa dipatuhi dan dipedomani dalam pelaksanaan tugas,” tutup Ruksamin.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close