NASIONAL

BAZNAS Kota Denpasar Audiensi Ke kantor Kemenag Denpasar


Denpasar, OborSultra.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar adakan Audiensi ke Kantor Kementrian Agama (KEMENAG) bersama Kepala Seksi Bimbingan Masayarakat Islam (BIMAS) Kota Denpasar, Jum’at (17/07/2020).

BAZNAS merupakan lembaga resmi yang diamanahkan oleh pemerintah Republik Indonesia (RI) dibawah tanggung jawab mentri agama berdasar Intruksi Presiden (Impres)Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat Di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jendral Komisi Negara, Pemerintah Daerah,TNI, Polri, BUMN, dan BUMD melalui Badan Amil Zakat Nasional.

Kementerian BUMN Diinstruksikan untuk mendorong BUMN melakukan optimalisasi pengumpulan zakat karyawan dan zakat badan usaha di lingkungan BUMN melalui Badan
Amil Zakat Nasional (BAZNAS)

Berdasarkan Impres tersebut BAZNAS Kota Denpasar, Mengadakan Audiensi di kantor Kementrian Agama (KEMENAG) Kota Denpasar, sebagai instansi negara yang berwenang untuk mengoptimalkan zakat khususnya di Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Denpasar

Empat (4) poin hasil audiensi yang disepakati oleh BAZNAS Kota Denpasar bersama Kemenag, hususnya BIMAS Islam diantaranya Adalah: Agar Masjid, Musholla, Sekolah (Yang dinaungi Kemenag Kota) dan Penyuluh Kota Denpasar yang tercatat sebanyak Tiga Puluh Enam (36) Penyuluh di Kota Denpasar

H.Aminullah Sebagai ketua Kasi Bimas islam mengatakan, sangat siap membantu segala program BAZNAS Kota Denpasar selama itu baik dan sesuai dengan regulasi yang ada,” tegasnya.

“Untuk lembaga atau instansi yang disebutkan diatas dalam waktu dekat, kami di BIMAS Islam akan mengeluarkan surat resmi himbawan agar pendayagunaan zakat benar-benar optimal, karena laporan yang kami terima banyak intansi atau lembaga yang membentuk Lembaga Zakat (LAZ) sendiri yang masih dipertanyakan legalitasnya, dan kedepannya insaya Allah akan kami dampingi,” sambung Aminullah

Hal yang sama dikatakann Ketua umum BAZNAS Kota Denpasar Feri Hendri tentang adanya sejumlah lembaga zakat yang bermunculan dibentuk sendiri tanpa jelas arah pelaporannya dan programnya.

“Banyak sekali LAZ yang bermunculan dibentuk sendiri tanpa jelas arah pelaporannya dan programnya dan siapa yang bertanggung jawab atas hasil dana yang dihimpun,” tegasnya.

“Alhamdulillah,kami sampaikan banyak terima kasih kepada ibu Kankemenag dan ketua BIMAS Islam karena selalu didukung penuh dalam hal program BAZNAS Kota Denpasar,” tutupnya.(dirman)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close