PENDIDIKAN

Konawe Selatan Perpanjang Proses Belajar Dari Rumah, Kepala SMPN 11 Konsel Ragukan Kesiapan Belajar Tatap Muka


Kendari, OborSultra.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui surat edaran No. 420/1142 yang menetapkan Perpanjangan Masa Belajar Dari Rumah Bagi Peserta Anak Didik PAUD/TK/RA,SD/Mi, SMP/MTs dan Lembaga Pendidikan Non Formal di Kabupaten Konawe Selatan.

Dengan keluarnya surat edaran tersebut maka pembelajaran tatap muka di sekolah baik yang menjadi kewenangan provinsi maupun kabupaten untuk ditunda. Penundaan itu untuk menghindari sekolah menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Kebijakan itu diambil dalam rangka merespon sejumlah sekolah di Kabupaten Konawe Selatan yang akan membuka kegiatan belajar tatap muka dalam waktu dekat.

Surat edaran tersebut menyebutkan perpanjangan masa belajar dari rumah bagi peserta anak didik pada tahun ajaran 2020/2021 diperpanjang mulai tanggal 18 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2020.

Dalam surat edaran tersebut juga disebutkan sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan perlu melakukan survey kesiapan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan di masa pandemi Covid-19. Kemudian, setelah berakhir masa tenggang waktu perpanjangan, maka akan dilakukan evaluasi untuk kepentingan selanjutnya.

Ket foto: Siswa SMPN 11 Konawe Selatan.(foto:disediakan).

Sebelumnya, Kepala SMPN 11 Konawe Selatan, Drs. Tasrim Sipa, M.Pd., dalam wawancara via telpon mengatakan kehadiran sejumlah orangtua dan murid di SMPN 11 bukanlah proses belajar tatap muka, melainkan pertemuan antara pihak sekolah dengan orangtua/wali siswa (Komite Sekolah) yang membahas tentang kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMPN 11 Konawe Selatan pada masa pandemi Covid-19. Sementara kehadiran murid dikarenakan adanya instrumen isian berupa lembaran survey kesiapan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

“Memperhatikan surat edaran bupati yang berakhir pada tanggal 15 Agustus, sambil melihat perkembangan, pihak sekolah dan pihak orangtua/wali siswa (Komite Sekolah) menyepakati proses pembelajaran di SMPN 11 pada masa Covid-19 siap dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2020 sesuai kalender pendidikan, tapi harus lagi melalui hasil survey jika yang menginginkan proses belajar tatap muka lebih banyak,” ujarnya di Lainea, Senin (18/8/2020).

Drs. Tasrim Sipa, M.Pd., menegaskan proses pembelajaran tatap muka di SMPN 11 bisa dilaksanakan jika memenuhi tiga pokok persyaratan utama. Pertama, ada izin dari pemerintah. Kedua, ada persetujuan dari orangtua murid. Ketiga, pihak sekolah menyiapkan segala sarana dan prasarana yang berkaitan dengan upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

“Pihak sekolah harus menyiapkan segala sarana penanggulangan Covid-19, menyiapkan masker bagi guru dan siswa, kami pun sudah menyiapkan face shield bagi guru, menyiapkan hand sanitaizer, kemudian sekolah juga harus menyiapkan sarana air untuk cuci tangan seperti wastafel dengan kelengkapannya dan belum lagi harus menyiapkan penyemprot disinfektan,” tegas Tasrim.

Dia juga menambahkan proses pembelajaran tatap muka akan tetap memberlakukan pengaturan jarak antar murid sehingga dari 300 jumlah murid, hanya sekitar 200 murid yang bisa mengikuti, sementara sisanya akan tetap melaksanakan proses belajar melalui daring dan bergiliran.

“Dalam satu kelas paling banyak bisa menampung sekitar 16 murid jika, menerapkan jarak sekitar 1,5 meter, makanya saya anjurkan kepada siswa yang datang hari ini untuk kembali dulu sambil mengisi lembaran survey yang sudah dibagikan,” katanya.

Tasrim memaparkan jika satu saja unsur ada yang tidak terpenuhi, maka proses pembelajaran tatap muka tidak bisa dilaksanakan.

“Jadi tidak serta-merta langsung akan dilaksanakan, akan banyak sekali kendala, belum lagi kesiapan guru apakah semua memenuhi syarat, jangan sampai dalam keadaan guru kurang sehat tetap harus mengajar, itu tidak saya bolehkan. Idealnya, belum bisa dilaksanakan proses pembelajaran tatap muka.” papar Tasrim. (wln)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close