DAERAH

Gelar Bimtek Statistik Sektoral, Kadis Kominfo Sultra: Data Harus Tersaji Lengkap


Kendari, OborSultra.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, pada Senin-Selasa (18-19 Januari 2021).

Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di Kendari ini diikuti oleh 50 orang, terdiri dari perwakilan staf dan pejabat lingkup Diskominfo Sultra dan organisasi perangkat daerah (OPD) lain di jajaran Pemprov Sultra.

Saat membuka kegiatan bimtek, Senin (18/01), Kadis Kominfo Sultra, M. Ridwan Badallah, S.Pd, MM, mengatakan bahwa bimtek ini dilaksanakan untuk memberi pemahaman dan keterampilan dasar mengenai pengelolaan data.

Baca Juga:

“Bimtek ini dilaksanakan untuk memberi pemahaman dan keterampilan dasar mengenai pengelolaan data dalam rangka mewujudkan Satu Data Indonesia. Kita bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kegiatan ini,” ujar Ridwan saat membuka acara.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan Perpres No. 39 Tahun 2019, disebutkan bahwa BPS bertindak sebagai Pembina, Dinas Kominfo sebagai Wali Data dan para OPD sebagai Produsen Data





“Berdasarkan Perpres No. 39 Tahun 2019, disebutkan bahwa BPS bertindak sebagai Pembina, Dinas Kominfo sebagai Wali Data dan para OPD sebagai Produsen Data. Sehingga ke depannya, Diskominfo Sultra akan membangun sebuah “rumah” data yang akan digunakan seluruh OPD untuk menginput dan terus memperbaharui data sektoral mereka,” jelas Ridwan.

Sejumlah tenaga fungsional dari BPS-pun didaulat menjadi pemateri, yang diawali dengan pemahaman dasar tentang data. Kadis Kominfo sendiri memberikan pengantar tentang arah dan kebijakan pengelolaan data di Sultra.

Para narasumber tersebut menuntun para peserta mengenai teknik-teknik melakukan survei dan menyajikan data secara komprehensif. Salah satu teknik penyajian data, yaitu dengan melengkapinya dalam bentuk metadata.

“Metadata memungkinkan data dapat terbaca dengan jelas, dan tidak adalagi berbagai macam interpretasi yang timbul dari sebuah data yang ditampilkan. Metadata memungkinkan semua proses, indikator, dan variabel-variabel penyusunan data menjadi bagian yang tak terpisahkan dari data itu sendiri,” jelas Juneadi, salah seorang narasumber dari BPS.

Ket. foto: Sesi diskusi pada acara Bimtek Statistik Sektoral Diskominfo Sultra.(foto: ist/net)’

Peserta pelatihan juga melaksanakan praktek penginputan data-data statistik serta pengolahan data sesuai dengan tupoksi dari OPD masing-masing.

Dalam sesi diskusi, tampak Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra hadir dan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai pengelolaan data di instansinya. BKD Sultra sangat berkepentingan dalam pengelolaan data mengingat OPD ini mengelola sumber daya aparatur yang menggunakan sejumlah aplikasi.

Bimtek Pengelolaan Data Statistik Sektoral merupakan salah satu inisiasi dari kebijakan satu data di Sulawesi Tenggara agar lebih terintegrasi dengan harapan tidak terdapat lagi perbedaan dan tumpang tindih data statistik. Hanya ada satu referensi data yang menjadi pegangan dalam pembuatan kebijakan strategis.(*ema).

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close