DAERAH

Ketua Dekranasda Buton Utara Beserta Jajaran Ikuti Munas Dekranas Secara Virtual

Ny. Hj. Sitti Rabiah Abu Hasan: Peningkatan SDM, Daya Saing Produk Dan Hubungan Kelembagaan Sebagai Kunci Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4,0


Buranga, OborSultra.com – Meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, agenda Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tetap dilaksanakan. Seperti halnya pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Buton Utara, mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Dekranas Tahun 2020 secara virtual bertempat di Aula Pemda Kab. Butur, Rabu (19/8/2020).

Munas Dekranas tahun 2020 mengangkat tema Segi Positif Pandemi Covid-19: Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4.0, dibuka oleh Ketua Umum Dekranas, Ny. Hj. Wury Ma’ruf Amin, dihadiri oleh Dekranasda dari 34 provinsi, 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Ketua Harian Dekranas, Ny. Tri Tito Karnavian mengatakan bahwa munas kali ini akan membahas AD/ART yang disesuaikan dengan perkembangan saat ini serta memusatkan pokok-pokok kerja Dekranas selama lima tahun, yang akan menjadi acuan kerja Dekranas Pusat maupun Daerah.

Baca Juga:

Sementara itu, Ketua Umum Dekranas, Ny. Hj. Wury Ma’ruf Amin, mengatakan Dekranas terus berkiprah membangun negeri melalui pelestarian dan pengembangan produk kerajinan berbasis sumber daya alam, warisan tradisi dan budaya Indonesia.

Ketua Dekranasda Kabupaten Buton Utara, Ny. Dra. Hj. Sitti Rabiah Abu Hasan, mengatakan Musyawarah Nasional lewat daring ini membahas visi, misi serta program kerja Dekranas masa bakti 2019-2024.

“Tema Munas Dekranas tahun ini adalah Segi Positif Pandemi Covid-19: Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4,0. Dengan adanya wabah Covid-19 ini, percepatan digitalisasi pasar kerajinan serta produk-produk unggulan Dekranasda memang harus segera dilakukan karena model pasar penjualan tidak seperti dulu lagi, yang mana penjual dan pembeli saling bertemu,” kata Sitti Rabiah.

“Dengan sistem digitalisasi, model pemasaran bisa lebih mudah dan sederhana karena kita tidak perlu lagi keluar rumah dalam rangka promosi dan pemasaran produk. Diharapkan Dekranas mampu menjadi lembaga yang handal dalam mendukung kemandirian ekonomi nasional,” lanjutnya.

“Dalam mendukung percepatan digitalisasi, tentunya kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan. Peningkatan daya saing produk unggulan lokal serta hubungan kemitraan dengan lembaga nasional dan internasional dalam bidang industri kerajinan perlu lebih dihidupkan lagi,” tutupnya.(ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close