EKONOMI

Targetkan 10 Ribu Orang, Kominfo Gandeng Pemkot Makassar Untuk Pelatihan Digital

"Kominfo: Setiap kota harus memiliki tenaga profesional dan wirausaha digital agar semakin berkembang"


Makassar, OborSultra – Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Pemerintah Kota Makassar menargetkan 10 ribu masyarakat Makassar dan sekitarnya menjadi talenta digital. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto menyatakan bersama Pemkot Makassar pihaknya akan memberikan pelatihan bidang teknologi informasi dan komunikasi serta kewirausahaan digital melalui Program Digial Talent Scholarship (DTS) 2021.

“Ada komitmen pemerintah daerah provinsi dan pemerintah kota untuk memberdayakan UMKM tidak hanya dalam skala lokal, tapi internasional. Kenapa 10 ribu talenta digital di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, karena selain pelatihan sumber daya manusia itu juga pencanangan dari Walikota Makassar untuk mencetak 10 ribu wirausaha digital,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto, dikutip dalam siaran pers, Minggu (20/6/2021).


Pelatihan di Makassar ini merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship, yang menargetkan 50 ribu peserta dari Makassar, Semarang, Medan, Solo dan Denpasar pada periode Juni hingga Desember tahun ini.

Baca Juga:

Pemerintah Kota Makassar juga menargetkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah bisa masuk ke platform digital.

Menurut Kominfo, setiap kota harus memiliki tenaga profesional dan wirausaha digital agar semakin berkembang. Target mereka untuk Kota Makassar, ada 6.500 wirausaha digital.

Pelatihan Digital Talent Scholarship di kota itu nanti akan bisa menampung 100 peserta dalam satu kali pelatihan. Setelah pelatihan, mereka akan diseleksi untuk masuk pendampingan tentang wirausaha digital, misalnya bagaimana cara mengemas barang.

“Peserta juga dilatih mengemas produk agar lebih menarik, setelah dikuasai kemudian diajarkan bagaimana menempatkan produk itu ke marketplace,” kata Hary.

Peserta pelatihan juga akan dibekali dengan perangkat lunak manajemen keuangan agar mereka bisa mencatat pemasukan dan pengeluaran bisnis. Dengan arus kas yang jelas, bank akan melirik mereka untuk menyalurkan modal.

Program Digital Talent Scholarship merupakan salah satu upaya Kominfo untuk mencetak talenta digital, Indonesia diperkirakan membutuhkan sekurang-kurangnya 9 juta talenta digital.

Untuk tahun ini, kementerian menargetkan 100.000 peserta pelatihan di berbagai akademi yang tersedia di Digital Talent Scholarship, termasuk salah satunya tentang kewirausahaan, Digital Entrepreneuship Academy.

Kabalitbang SDM Kementerian Kominfo memaparkan arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan digitalisasi UMKM dan melakukan pelindungan dari predatory pricing. “Belum lama ini Presiden melakukan rapat terbatas membicarakan bagaimana menggerakkan UMKM menggunakan marketplace. Tapi marketplace itu ruang bebas. Pelaku UMKM menjual barang seharga Rp10 ribu, besok keluar dari China seharga Rp5 ribu. Ini praktik predatory pricing, dan Presiden menginstruksikan ini harus diselidiki dan ditangkap saja,” tuturnya.

Hari Budiarto juga mendorong pelaku UMKM di Makassar dan sekitarnya untuk memanfaatkan platform digital dan menggunakan marketplace agar bisa memperluas pasar sampai ke internasional. “Mari kita dorong untuk kewirausahaan, bagaimana bisa masuk ke marketplace. Kalau barang dibeli orang dari luar negeri, jadi di Bea Cukai Makassar ada modul aplikasi yang bisa digunakan masyarakat untuk mengajukan perizinan ekspor. Dengan modul itu, pelaku UMKM yang masuk marketplace bisa mengekspor barang,” ungkapnya,

Siapa Tokoh Pilihan Anda Pada Pilgub Sultra Tahun 2024?

Di akhir diskusi, Kepala Balitbang SDM Kementerian Kominfo mengajak semua pihak untuk bisa memajukan kewirausahaan digital di Makassar. “Mari bersama bangun digital entrepreneur untuk memajukan perekonomian. Mari bersama seluruh komponen yang ada di Makassar untuk bisa mencetak 10 ribu warga masuk ke dunia digital,” ajaknya.

Talkshow dipandu Tenaga Ahli Menteri Kominfo, Lathifah Al Anshori selain menghadirkan Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budiarto juga Kepala Kanwil Dirjen Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan Parjiya sebagai narasumber. Hadir dalam acara itu secara virtual Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kementerian Kominfo, Hedi M. Idris, Plt. Kepala Balai Besar Pengembangan SDMP Kementerian Kominfo Sulawesi Selatan, Junaedi; Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Denny Hidayat; dan peserta pelatihan VSGA, DEA dari Makassar, Medan, dan Banjarmasin.(*ade)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker