DAERAH

Kadis Perindag Kab. Butur Buka Pelatihan Kerajinan Daerah, Dukung Pengembangan Industri Kerajinan Lokal


Buranga, OborSultra.com – Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Buton Utara, Drs. As Shabran, membuka secara resmi pelatihan kerajinan daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Buton Utara, Minggu (23/8/2020).

Kegiatan yang bertemakan Segi Positif Pandemi Covid-19: Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4,0 digelar di sekretariat kantor Lembaga Adat Kulisusu di dalam area Keraton Kulisusu.

Ket. foto: Pelatihan kerajinan daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Buton Utara.(ist/net).

As Shabran, dalam sambutannya mengatakan menyambut positif kegiatan pelatihan yang nantinya dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat Buton Utara.

“Kami mengapresiasi serta menyambut baik kegiatan pelatihan kerajinan daerah yang dilaksanakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kab. Butur,” katanya.

“Kegiatan ini diharapkan bisa menciptakan serta membuka lapangan kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan bagi pengrajin industri kerajinan lokal serta menurunkan angka pengangguran bagi masyarakat Buton Utara,” lanjutnya.

Sementara itu, ketua panitia pelatihan kerajinan daerah Dekranasda Kab. Butur, Waode Fatmawati Halir, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan kelompok masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan adat istiadat serta nilai budaya Kab. Buton Utara.

“Kerajinan daerah diharapkan tidak terlepas dari proses pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian serta pengembangan adat istiadat dan nilai budaya untuk menopang peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pendapatan masyarakat. Untuk itu, saat ini kita fokus pada pemberdayaan ekonomi produktif pengembang seni budaya lokal Kab. Buton Utara” ujar Waode Fatmawati.

Ketua Dekranasda Kab. Buton Utara, Ny. Dra. Hj. Sitti Rabiah Abu Hasan, dalam wawancara dengan OborSultra.com mengatakan pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Munas Dekranas yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu, yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar tetap mempertahankan budaya lokal serta mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan kalompok pengrajin daerah khususnya Kab. Buton Utara, sesuai tema percepatan digitalisasi pasar kerajinan menuju industri 4,0,’ ucap Sitti Rabiah.

“Dengan adanya wabah Covid-19 ini, percepatan digitalisasi pasar kerajinan serta produk-produk unggulan Dekranasda Kab. Butur memang harus segera dilakukan karena model pasar penjualan tidak seperti dulu lagi, yang mana penjual dan pembeli saling bertemu. Model pemasaran yang lebih mudah dan sederhana karena kita tidak perlu lagi keluar rumah dalam rangka promosi dan pemasaran produk,” terangnya.

“Diharapkan Dekranasda Buton Utara mampu menjadi lembaga yang handal dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Buton Utara khususnya, dan ekonomi nasional pada umumnya,” harapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari diikuti oleh 25 orang peserta yang tergabung dalam Himpunan Pengrajin Indonesia (HPI) Kab. Buton Utara serta kelompok pengrajin lokal se Kab. Buton Utara, akan ditutup pada Senin (24/8).(*ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close