HUKUM

Unjuk Rasa Masyarakat Tolaki Desak Kepolisian Tuntaskan Penghinaan di Medsos


Kendari, OborSultra.com – Konsorsium Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara yang mengatasnamakan Gerakan Tolaki Mepokoaso, kembali melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran Tank, Anduonohu, Senin (24/8/2020), mendesak pihak Kepolisian agar segera menuntaskan kasus penghinaan terhadap suku tertentu (Tolaki) yang kerap terjadi di media sosial.

Aksi tersebut dilakukan karena pihak kepolisian dianggap sangat lamban dalam menuntaskan kasus terkait penghinaan terhadap suku Tolaki yang sudah berjalan hampir dua minggu tanpa kejelasan.

Wakil Konsorsium Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara, Muh Arman, mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan massa terhadap lambannya penanganan pihak aparat terhadap berbagai macam penghinaan etnis suku (Tolaki) di media sosial.

“Pihak kepolisian harus segera menuntaskan kasus tersebut agar menjadi contoh dan tidak menjadi penyebab kekisruhan nantinya,” ungkapnya,

Jelasnya lagi, dalam aksi unjuk rasa sebelumnya, pihaknya telah melaporkan pelaku penghinaan yang ditujukan kepada Kepolisian Daerah Sultra.

Arman juga menegaskan bahwa pihaknya meminta agar pihak Kepolisian dalam waktu 24 jam segera menustaskan kasus tersebut sehingga tidak sampai berlarut-larut.

“Kami meminta dalam 24 jam agar pihak Kepolisian memberi kepastian hukum tehadap kasus tersebut, atau sebaiknya mengundurkan diri,” tegasnya.

Anggota Dewan Pengurus Pusat Lembaga Adat Tolaki, Aguslan, yang telah membuat laporan ke Kepolisian terkait hal tersebut berharap ada kejelasan terkait laporannya yang sudah ia layangngkan pada Jumat, (14/8/2020) lalu.

Ia melaporkan pemilik akun Tiara Vener Gigi, yang diduga telah melakukan penghinaan dan memberikan komentar yang mengarah pada penghinaan Suku Tolaki dan mengunggah di media sosial.

“Jangan lagi ada yang terjadi hal-hal yang seperti ini tiap laporan alasan Hack, makanya kami minta kasus ini segera dituntaskan,” pungkasnya.(Wln)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close