DAERAH

Buka Rakor di Bonegunu, Bupati Butur Terus Dorong Kinerja Jajarannya


Buranga, OborSultra.com – Rapat Koordinasi Kecamatan Bonegunu bersama perangkat Desa dan Lurah se-Kecamatan Bonegunu dan melibatkan seluruh tokoh masyarakat, dibuka Bupati Buton Utara Drs. H. Abu Hasan, M.Pd. bertempat di Permandian Hangka Desa Laano Ipi, Kacamatan Bonegunu, Sabtu (25/1/2020).

Dalam rapat koordinasi itu Bupati mengharapkan bisa melahirkan poin-poin keputusan penting bagi masyarakat. “Konsep Pemerintah desa Lanoipi merupakan pemikiran kreatif dan inovatif dan terukur,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, perubahan terjadi karena ada konsep, gagasan dan ide, namun kata Bupati semua tidak cukup kalau hanya sebatas berpikir, tanpa bekerja. “Kita maju kalau memiliki konsep, ide dan gagasan kreatif dan inovatif dan bisa direalisasikan,” ujarnya.

Baca juga: Pemprov Sultra Dorong Petani Tanam Varietas Unggulan Untuk Tingkatkan Produktivitas Padi

Bupati menghimbau kepada jajarannya agar terus mengukir prestasi dalam merealisasikan programnya. Kemudian prestasi tersebut bisa membanggakan masyarakat Butur, dan mengharumkan daerah kita serta bisa dikenang oleh generasi mendatang.

“Tantangan kita adalah infrastruktur dan lapangan kerja. Mengenai infrastruktur jalan, ada beberapa tingkatan status jalan di Butur, ada jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten, yang masing-masing memiliki batas kewenangan dalam pembangunan jalan tersebut. Jalan provinsi yang ada di Buton Utara merupakan jalan terpanjang dan memiliki tingkat kerusakan terpanjang yang ada di Sultra dan kondisi ini menjadi tantangan pemerintah daerah, namun sebagian titik kerusakan jalan propinsi. Bupati menggunakan angaran khusus atau dana jaga-jaga,” tambahnya.

Baca juga: Bupati Buton Utara Abu Hasan Dorong Humas SKPD Kabupaten Lebih Kreatif

Bupati mengingatkan, tantangan kedua bagi pemerintah kabupaten dan masyarakat Butur adalah soal lapangan kerja. Dan menurutnya lapangan kerja dapat diatasi dengan memproduktifkan lahan.

“Katanya Butur cukup banyak dan luas lahanya, apabila dimanfaatkan dengan baik dan produktif, maka dengan sendirinya lapangan kerja hadir dengan sendirinya, mari kita manfaatkan lahan tersebut, dengan tidak menyerahkanya kepihak-pihak asing. Kepada pemerintah desa dan lurah Abu Hasan berharap agar terus menjaga lahan-lahan masyarakat agar tidak terjual kepada investor,” tegasnya.

Saat ini juga Pemda Butur telah menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai tempat pelatihan tenaga kerja. Selain BLK pemda juga suda menghadirkan pabrik pengolahan kelapa, dengan harapan pabrik ini sebagai sentra ekonomi masyarakat dan bisa menyerap tenaga kerja.

Beberapa hal dan upaya pemerintah menghadirkan program untuk menjawab kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Dan terakhir Bupati berpesan kepada kepala desa yang sebentar lagi berakhir masa jabatanya agar merapikan administrasinya dan bagi pelaksana Kepala Desa nantinya diminta agar tidak merubah tatanan struktur pemerintahan yang ada di desa.

“jangan mengotak-atik strukturnya demi menjaga kesinambungan pembangunan dan keberlanjutan pemerintahan,” pungkasnya.(*ade)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close