NASIONAL

Viral! Pasien Tidur di Parkiran, Ini Penjelasan RSUD Bekasi

"Untuk mengurai antrean pasien di tenda darurat, pihak RSUD menjadikan lorong rumah sakit untuk tempat triase"


Jakarta, OborSultra | Beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pasien di RSUD dr Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi, dirawat di luar ruang perawatan. Pasien-pasien itu dirawat di parkiran hingga mobil pikap.

Direktur Utama RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Bekasi, Kusnanto Saidi buka suara soal video beredar di media sosial tersebut yang memperlihatkan pasien diperiksa petugas di atas mobil pikap dan terbaring di tikar.


Ia membenarkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/6/2021) pagi ini. Menurutnya mereka yang tampak di video itu tengah menunggu pemeriksaan awal terkait Covid-19.

Baca Juga:

Untuk mengurai antrean pasien di tenda darurat, pihak RSUD menjadikan lorong rumah sakit untuk tempat triase. Tak hanya itu, Kusnanto menyebut ruang rawat inap juga ditambah.

“Dan kita juga tambah lagi ruang rawat inap satu lantai 45 bed tambahan. Jadi semuanya 400 tempat tidur,” katanya.

Kondisi pasien yang dirawat di RSUD ini 60 persen merupakan warga Kota Bekasi. Sementara 40 persen lagi adalah warga yang memiliki KTP bukan Kota Bekasi.

“Ini adalah tenda darurat triase (proses penentuan atau seleksi pasien) Covid. Jadi begitu pasien datang, tunggu dulu triase, screening apakah PCR negatif atau positif. Nah sambil menunggu itu pasien tidak mau duduk di kursi roda, maunya tiduran,” kata Kusnanto dalam video, Jumat (25/6/2021).

Kusnanto mengatakan sebenarnya di dalam tenda darurat telah tersedia 30 tempat tidur. Namun ia menyebut, saat itu kondisinya telah penuh diisi pasien.

“Nah kebetulan kita hanya 30 bed. Ternyata pasien melebihi dari 30 bed,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya menjadikan lorong di salah satu gedung rumah sakit untuk tempat triase dan disediakan sebanyak 15 tempat tidur.

“Dan saya diinstruksikan juga oleh Pak Wali Kota untuk menambah satu lantai tempat tidur di Gedung E berjumlah 45 bed, untuk mengurai pasien dan Insya Allah sore ini atau besok pagi bisa beroperasional,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan kondisi di RSUD beredar di media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari setengah menit itu terlihat kondisi di halaman rumah sakit.

Video menunjukkan ada sejumlah orang dengan tangan terinfus tidur di tikar dekat tenda darurat. Ada juga yang terlihat duduk di kursi roda.

Selain itu, ada seorang ibu yang tergeletak di sebuah mobil bak terbuka. Seorang tenaga kesehatan ber-APD terlihat menangani ibu tersebut.(*ade)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker