POLITIK

Tidak Ada Izin Pemasangan Dari Pengurus, Bendera Partai Golkar Di Butur Ditertibkan


Buranga, OborSultra.com – Pemasangan atribut bendera Golkar dalam rangka penyambutan calon Bupati hasil rekomendasi DPP partai Golkar, Ridwan Zakaria, mengagetkan pengurus DPD II Partai Golkar Kab. Buton Utara.

Bagaimana tidak, pemasangan bendera partai Golkar tersebut tanpa sepengetahuan pengurus DPD II partai Golkar, sehingga dengan tegas pengurus menginstruksikan untuk mencabutnya.

“Karena kita merasa tidak tau siapa yang memasang dan karena kita yang punya jadi kita tertibkan, jangan sembarang orang yang pasang,” kata Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kab. Butur, Drs. Al Adrin, saat dihubungi oleh OborSultra.com lewat sambungan telepon seluler, Sabtu (25/7/2020).

Ket. foto: Penertiban bendera partai Golkar yang dipasang tanpa izin pengurus DPD II Golkar Kab. Buton Utara.(Sabir/ist).

“Yang bergerak menertibkan adalah kader-kader partai. Kalau ada orang lain yang merasa memiliki, saya kira partai Golkar di Buton Utara ini tidak ada dualisme kepemimpinan, jadi hanya satu. Dan kita di internal partai tidak ada yang merasa bahwa ada yang memasang bendera itu,” lanjutnya.

“Kita menganggap belum saatnya kita memasang atribut. Pertama, kalaupun kita mau menyatakan dukungan terhadap orang lain yang telah di kukuhkan, sampai hari ini juga kami belum mendapat perintah dari partai. Kedua, surat keputusan DPP harusnya ditembuskan ke DPD II Golkar Kab. Butur, namun sampai saat ini kita belum menerima itu,” ujarnya.

“Seyogyanya harus kita terima, karena wilayah pilkadanya kan di Buton Utara yang punya gawean,”

“Intinya, kita tertibkan itu bendera, karena kita tidak tau siapa yang pasang. Hak otonomi untuk atribut ada sama kita pengurus Golkar Butur, karena partai golkar cuma ada satu kepemimpinan,” tegasnya.(*ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close