DAERAH

“Error System” Bank BRI Cabang Kolaka, Kepala Cabang Minta Maaf


Kolaka, OborSultra.com – Kasus raibnya uang nasabah Bank BRI Cabang Kolaka berinisial MAS, bukanlah kasus skimming seperti yang biasa terjadi, namun adanya “Error System” dalam transaksi bank pemerintah tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh MAS melalui pesan singkat WhatsApp kepada OborSultra.com, Sabtu, (27/6/2020), yang mengatakan bahwa uang dalam rekening pribadi miliknya telah hilang dalam tiga kali transaksi. Satu kali transaksi terjadi pada tanggal 14 Mei 2020 dan dua kali transaksi pada tanggal 20 Mei 2020.

“Kasus hilangnya uang saya dalam rekening Bank BRI itu bukanlah kasus skimming seperti yang biasa terjadi, tapi adanya error sistem dalam transaksi di Bank BRI Cabang Kolaka,” ungkap MAS.

Baca Juga:

“Kalau kasus skimming, biasanya terjadi transaksi penarikan tunai melalui ATM oleh orang yang tidak bertanggung jawab, tapi datanya bisa jelas terlihat melalui notifikasi bank yang bersangkutan, sehingga kita bisa menyadari bahwa uang dalam rekening hilang,” katanya.

“Ini berbeda dengan kasus yang saya alami. Tidak ada notifikasi sama sekali terhadap transaksi yang terjadi, sehingga saya tidak menyadari bahwa uang dalam rekening saya telah hilang. Nanti setelah saya akan melakukan transaksi, saya kaget, karena uang dalam rekening saya sebesar 65 juta rupiah telah hilang dalam tiga kali transaksi,” terang MAS.





Menurut MAS, proses penanganan penyelesaian pelayanan pengaduan masyarakat oleh pihak Bank BRI Cabang Kolaka juga dinilai sangat lambat.

“Saat itu juga, laporan saya ajukan melalui Customer Service Bank BRI Cabang Kolaka, juga melalui 1500017 dan 14017. Namun proses penanganan penyelesaian pelayanan pengaduan oleh pihak Bank BRI Cabang Kolaka sangat lambat. Informasi dari Costumer Service Bank BRI Cabang Kolaka selalu mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan yakni belum ada konfirmasi dari Bank BRI Pusat,” jelas MAS.

“Lambatnya penyelesaian pelayanan pengaduan menyebabkan kerugian pada nasabah, karena ada transaksi yang lolos yang menyebabkan kerugian. Jika pelayanannya cepat kemungkinan kerugian nasabah bisa diantisipasi,” tambahnya.

MAS mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu pihak Bank BRI Cabang Kolaka telah memberikan informasi tentang kasus tersebut dan mohon maaf atas ketidak nyamanan ini.

“Kanca Bank BRI Cabang Kolaka telah menjelaskan tentang kasus ini adalah karena adanya error sistem dalam transaksi di Bank BRI Cabang Kolaka dan minta maaf atas ketidak nyamanan ini. Menurutnya, pada tanggal 22 Mei 2020 uang tersebut telah dikembalikan ke rekening saya sebesar 20 juta rupiah dan 20 juta rupiah lagi tertransfer ke Yayasan Hudaya Al islami, tapi saya belum check,” kata MAS.

“Semoga kasus yang saya alami menjadi pelajaran dari pihak bank untuk memperbaiki kelemahan sistem dan memperbaiki sistem pelayanan pengaduan sehingga tidak lagi dialami nasabah lain,” tutupnya.(ema)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close