HUKUM

Viral! Sosok Mayat yang Ditemukan Terapung di Kota Kendari, Ini Penyebabnya


Kendari, OborSultra.com – Beberapa waktu lalu, warga Kendari dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di daerah Anggoya Kecamatan Poasia Kota Kendari. Kepolisian Resort (Polres) Kendari berhasil mengungkap perkara pembunuhan tersebut.

Kepala satuan (kasat) Reserse kriminal (Reskrim) polres Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna mengatakan, kejadian tersebut berawal dari para tersangka dan korban berkumpul di jalan Jambu Putih Kelurahan Matabubu Kecamatan Poasia Kota Kendari. Terjadi perselisihan antara pelaku dengan korban sehingga para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga korban meninggal dunia.

“Waktu kejadiannya pada hari Minggu 25 Oktober 2020 sekitar jam 04.40 Wita di jalan Jambu Putih BTN Tirai Samudra Kelurahan Matabubu Kecamatan Poasia Kota Kendari,” kata Gede, Selasa (27/10/2020), di lobby utama polres Kendari

Gede menambahkan bahwa para pelaku ini melakukan penganiyaan terhadap korban dengan mengunakan tangan kosong dengan menjotos kepala korban secara berkali kali hingga mengakibatkan lebam pada wajah bagian kiri korban.

“Para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan kosong dan para pelaku memukul korban secara bersama-sama bertubi-tubi pada bagian kepala, kemudian wajah kiri korban mengalami lebam mengakibatkan korban meninggal dunia,” tambah Gede





Lanjut, ia juga menerangkan setelah dianiaya, diketahui korban yang sudah tidak bernyawa tersebut dibuang ke daerah Anggoya kecamatan Poasia dengan menggunakan sepeda motor hingga akhirnya korban ditemukan oleh masyarakat setempat.

“Jadi setelah korban, di lakukan penganiayaan di Jalan Jambu Putih, kemudian dua pelaku membawa dan membuang korban yang sudah meninggal dunia di daerah Angoya kecamatan Poasia Kota Kendari. Dengan menggunakan sepeda motor, dua pelaku membawa korban yang sudah meninggal dimana korban disimpan di tengah lalu pelaku membuangnya di daerah Angoya kecamatan Poasia Kota Kendari,” terang Gede.

Diketahui korban bernama Edo (44) warga BTN Tirai Samudra Kelurahan Matabubu Kecamatan Poasia Kota Kendari.

Sedangkan tersangka pembunuhan yang yang saat berhasil diamankan yaitu berinisial AM (19), AN (19), dan AB (20). Ketiga orang ini merupakan warga Poasia Kota Kendari, mereka merupakan tetangga atau kerabat dekat korban.

Sementara itu polisi masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang berinisial BU, AR, dan IC.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu jaket milik korban dan juga pakaian celana milik korban.

Para tersangka dikenakan pasal 338 KUHP dan atau Pasal 170 Ayat 2 ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun atau 12 tahun. (RK)


Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close