DAERAH

Maklumat MUI Sulawesi Tenggara Tentang Penanganan Pesebaran Covid-19


Kendari, OborSultra.com – Mencermati perkembangan terkini tentang penyebaran Covid-19, Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara mengeluarkan maklumat sebagai berikut :

  1. Mengajak para tokoh agama untuk berperan aktif menyampaikan informasi yang benar dan menyejukkan serta mengajak masyarakat agar segera melaporkan diri ke dokter jika dirasa ada indikasi Covid-19, karena virus corona bukan penyakit yang mematikan seperti HIV AIDS
  2. MUI Kab/Kota dihimbau aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menangani pesebaran Covid-19.
  3. Sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 14 tahun 2020, dan dengan telah ditetapkannya Sulawesi Tenggara sebagai wilayah terjangkit Covid-19 dengan meningkatnya secara tajam jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di hampir semua wilayah kab/kota sehingga menimbulkan keresahan masyarakat, maka MUI Sulawesi Tenggara mengeluarkan tausiah berikut :

a. Bahwa status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilarang melaksanakan shalat berjama’ah di masjid. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang positif terpapar Covid-19 diharamkan shalat Jum’at dan shalat berjama’ah.

b. Kepada pengelola masjid dan segenap umat Islam yang berada di daerah penyebaran Covid-19 di Sulawesi Tenggara untuk tidak menyelenggarakan shalat Jum’at dan shalat berjama’ah di masjid dan menggantikan shalat Jum’at dengan shalat dhuhur di rumah masing-masing.

c. Dihimbau kepada umat Islam selama masa darurat Covid-19 agar tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang mengumpulkan massa. Pemerintah tidak melarang siapapun untuk melaksanakan shalat, namun yang dilarang dalam situasi mewabahnya Covid-19 adalah berkumpul karena mempercepat penyebaran Covid-19.

4.  Para tokoh agama dihimbau untuk mengajak masyarakat agar mengikuti anjuran dan kebijakan pemerintah untuk berdiam diri di rumah (stay at home) dan menjaga jarak fisik (physical distancing) sembari berdo’a kepada Allah SWT semoga musibah Covid-19 segera berakhir.(*ema)





 

 


Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close