DAERAH

Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kota Kendari Diserbu Pelaku UMKM


Kendari, OborSultra.com – Kantor Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) Kota Kendari, ramai diserbu warga yang mengajukan berkas program Bantuan Presiden (Banpres) RI Joko Widodo. Warga rela berdesakan dalam antrian panjang untuk mendapatkan bantuan UMKM senilai Rp2,4 juta.

Sebagian besar warga yang mengajukan berkas adalah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di Kota Kendari.

Yumna (37), salah seorang warga dari kecamatan Poasia mengatakan sudah antri sejak pukul 09.00 pagi. Dia mengaku rela berpanas-panasan demi mendapatkan banpres tersebut sebagai tambahan modal usahanya.

“Ada format yang diberikan dan harus diisi kemudian dilampirkan foto kopi KTP, Kartu Keluarga (KK), surat keterangan usaha dan foto usaha. Mudah-mudahan berkas yang saya masukkan dapat terealisasi untuk menambah modal usaha saya,” kata Yumna saat diwawancara awak media ini, di halaman kantor Diskopdagin, Selasa (27/10/2020).

Kepala Bidang Koperasi UMKM Kota Kendari, Astaman, S.IP, MM, mengatakan program bantuan tersebut dibuka untuk membantu usaha kecil dan menengah terdampak Covid-19.





“Pendaftaran banpres untuk tahap 3 kami buka lagi sesuai surat dari kementrian koperasi yang memberikan tambahan kuota bagi UMKM yang ada di Sulawesi Tenggara khususnya di kota Kendari. Bantuan ini ditujukan bagi UMKM yang terdampak Covid-19 sebagai tambahan modal kerja bagi usaha masyarakat yang saat ini mengalami kemunduran ataupun tutup akibat pandemi Covid,” ujar Astaman.

Ia menambahkan, untuk sementara data yang telah dikirimkan ke Diskopdagin Prov. Sultra sampai saat ini sudah mecapai 40 ribu lebih berkas. Berkas-berkas ini merupakan format isian dari para pelaku UMKM yang tersebar di kota Kendari.

Dijelaskan pula bahwa batas pendaftaran sesuai arahan pusat hingga akhir Novenber 2020. Namun untuk Diskopdagin Kota Kendari akan lebih mempercepat proses pendaftaran karena berkas yang telah masuk akan diteruskan ke Diskopdagin Prov. Sultra untuk diverifikasi. Bagi berkas yang dinyatakan lolos verifikasi, akan diteruskan ke pusat untuk diberikan list penerima banpres yang penyalurannya langsung ke rekening pemohon.

“Sesuai dengan arahan dari pusat, batas pendaftaran program ini hingga akhir November 2020. Proses penerimaan berkas ini kita percepat agar ada waktu untuk mengoreksi berkas mereka, karena salah sau angka saja dalam menginput data seperti nomor KK atau telepon itu bisa fatal akibatnya,” tutupnya.(SB)


Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Back to top button
Close