NASIONAL

Hasil Rapid Tes, Pegawai BNPB Positif Delapan Orang


Jakarta, OborSultra.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melakukan rapid test hari ini terhadap 349 pegawai BNPB. Dari 349 pegawai tersebut diketahui hasilnya ternyata bertambah dua pegawai BNPB yang positif Corona (Covid-19).

Dilansir dari sambungan telepon VIVA pada Kamis (30/4/2020), Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo mengatakan ada 2 tambahan pegawai yang positif.

“Ya dua positif, semua diperiksa, pegawai BNPB kan banyak, jadi hari ini pemeriksaan lagi 349 pegawai,” kata Agus.

Baca Juga:

“Mereka tidak menunjukkan sakit atau bergejala,” lanjut dia.

Sebelumnya pada Rabu kemarin, BNPB juga telah melaksanakan rapid test terhadap 502 pegawai di halaman BNPB Jakarta. Dari hasil pemeriksaan rapid test kemarin diketahui ada enam pegawai BNPB yang dinyatakan positif Corona.





Sama seperti enam pegawai lainnya, dua pegawai tersebut juga akan menjalani swab test untuk mengetahui hasil COVID-19. Setelah dilakukan pengambilan sampel, para pegawai tersebut diantar ke rumah dengan ketentuan isolasi mandiri dan pemantauan dari puskesmas setempat. Prosedur ini dimaksudkan sebagai pemantauan aktif termasuk kepada anggota keluarga yang lain.

Apabila hasil tes swab positif, mereka akan dikarantina di rumah COVID atau Wisma Atlet sehingga penularan ke anggota keluarga atau orang lain dapat dihindari dan dicegah.

“Rapid test positif belum tentu COVID-19. Jadi tindakan Isolasi mandiri bisa dilakukan di rumah dengan menjaga jarak dengan anggota keluarga yang lain, atau jika rumah kecil maka peserta yang positif ini dicarikan ruang atau rumah COVID yang disediakan kabupaten/kota di daerah masing-masing sambil menunggu hasil swab,” ujarKepala Sumber Daya Manusia BNPB Kheriawan pada Kamis (30/4/2020).

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona COVID-19, BNPB juga memberikan vitamin, masker, hand-sanitizer serta suplemen herbal kepada para pegawainya.

Untuk diketahui BNPB sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan uji cepat rapid test bagi pegawai dan karyawan sebagai bentuk screening awal dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Hal itu dianggap menjadi penting karena BNPB merupakan garda terdepan dalam upaya penanganan dan pencegahan penularan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yakni Corona jenis baru itu.

Kegiatan tersebut sudah dilakukan selama dua kali sejak Rabu (29/4/2020) dan hari ini Kamis (30/4/2020).

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close