DAERAH

Cegah Covid-19, Kemenkumham Bebaskan Narapidana dan Narapidana Anak


Jakarta, Oborsultra.com – Kementrian Hukum dan Ham RI memutuskan untuk membebaskan narapidana dan narapidana anak melalui proses asimilasi dan integrasi. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomer M.HH-19.PK.01.04.04 TAHUN 2020 tentang Pengeluaran Dan Pembebasan Narapidana Dan Anak Melalui Asimilasi Dan Integrasi Dalam Rangka Pencegahan Dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

“Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara merupakan sebuah institusi tertutup yang memiliki tingkat hunian tinggi, sangat rentan terhadap penyebaran dan penularan Covid-19,”

“Sejak Covid-19 ditetapkan sebagai bencana nasional non alam, maka perlu dilakukan langkah cepat sebagai upaya penyelamatan terhadap Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan yang berada di Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara,”

a. Pengeluaran bagi Narapidana dan Anak melalui asimilasi dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Narapidana yang 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020;
  2. Anak yang % masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020;
  3. Narapidana dan anak yang tidak terkait dengan PP 99 Tahun 2012, yang tidak sedang menjalani subsidaer dan bukan warga negara asing;
  4. Asimilasi dilaksanakan di Rumah;
  5. Surat keputusan asimilasi diterbitkan oleh Kepala Lapas, Kepala LPKA, dan Kepala Rutan.”

b. Pembebasan bagi Narapaidana dan Anak melalui integrasi (Pembebasan bersyarat, cuti bersyarat dan cuti menjelang bebas), dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Narapidana yang telah menjalani 2/3 masa pidana.
  2. Anak yang telah menjalani % masa pidana.
  3. Narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP nomor 99 tahun 2012, yang tidak sedang menjalani subsidaer dan bukan warga negara asing.
  4. Usulan dilakukan melalui system database pemasyarakatan.
  5. Surat keputusan integrasi diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Pembimbingan dan pengawasan asimilasi dan integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan.
Laporan pembimbingan dan pengawasan dilakukan secara daring.(**)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait


Back to top button
Close