NASIONAL

Ini Ketentuan Baru PPKM Sampai 6 September Aturan Makan Ditempat, Mall Hingga Pabrik

"Seluruh industri atau pabrik beroperasi 100%, staff minimal dibagi 2 shift"


Jakarta, OborSultra | Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk wilayah Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya selama sepekan sejak 31 Agustus hingga 6 September 2021 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun menjelaskan ketentuan terkait aktivitas masyarakat selama perpanjangan PPKM Level 3 hingga 6 September 2021 mendatang.


“Seiring dengan kondisi situasi Covid-19 yang semakin baik, serta implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan Peduli Lindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan,” tuturnya dalam konferensi pers melalui Youtube Kemenko Marves, Senin (30/08/2021) malam .

Baca Juga:

Berikut ketentuan yang dimaksud tersebut:

a. Penyesuaian kapasitas dine-in (makan ditempat) di dalam mall menjadi 50% dan waktu jam operasi mall diperpanjang menjadi jam 21.00.
b. Ujicoba 1000 outlet restoran di luar mall dan yang berada di ruang tertutup untuk bisa beroperasi dengan 25% kapasitas di Surabaya, Jakarta, Bandung dan Semarang.
c. Seluruh industri atau pabrik, baik yang orientasi domestik (non esensial) maupun ekspor (esensial), dapat beroperasi 100% staff minimal dibagi 2 shift,
selama memiliki IOMKI, memperoleh rekomendasi Kemenperin, dan menggunakan QR Code Peduli Lindungi.
Untuk sektor kritikal akan diwajibkan menggunakan QR Code Peduli Lindungi mulai 7 September 2021.

Luhut pun tetap mengimbau agar masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan juga percepatan vaksinasi.

“Pandemi ini tidak bisa dihindari, bukan juga oleh kita rakyat Indonesia, tetapi juga seluruh masyarakat dunia. Karenanya satu hal yang bisa kita lakukan saat ini adalah menghadapinya dengan persiapan-persiapan yang tepat seperti disiplin penerapan 3M, dan secara masif melaksanakan 3T, hingga tidak ketinggalan melakukan percepatan vaksinasi,” paparnya.

Dia pun juga mengatakan, ke depannya pemerintah akan menggunakan platform PeduliLindungi untuk di setiap akses publik.

“Ke depan penggunaan platform Peduli Lindungi nantinya akan terus digunakan, diluaskan hingga diwajibkan di hampir seluruh akses publik yang dilakukan penyesuaian tanpa terkecuali. Tanpa disadari pandemi Covid-19 akan mengubah gaya hidup kita dengan berbasiskan platform digital,” tuturnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker